Berharap Garuda Indonesia Menemukan Buku FIDC yang Hilang

Suara Pembaca

Berharap Garuda Indonesia Menemukan Buku FIDC yang Hilang

- detikNews
Kamis, 05 Feb 2009 14:37 WIB
Berharap Garuda Indonesia Menemukan Buku FIDC yang Hilang
Keluhan
Saya (No GFF (Garuda Frequent Flyer) 123719573) pada tanggal 13 Desember terbang dari Semarang menuju Jakarta dengan menggunakan GA 235 bersama 2 orang rekan dari kantor. Seperti biasa masing-masing membawa tas kerja kantor dan tas pakaian.

Setiba di pesawat semua tempat penyimpanan barang di atas tempat duduk telah penuh. Dan, kami meminta bantuan pramugari untuk mengatur penempatan tas pakaian kami. Untuk tas kerja diletakkan di bawah tempat duduk. Oleh pramugari pertama-tama diinformasikan bahwa tas kami diletakkan di atas kursi nomor 3.

Sesaat sebelum pesawat lepas landas pramugari bernama Linda memberikan kertas bukti bagasi dan menegur saya bahwa satu penumpang hanya diperbolehkan membawa 1 barang bawaan. Tanpa terlebih dahulu menanyakan adanya barang berharga di tas kami.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada saat turun saya menegur pramugari yang bernama Linda itu bahwa apabila satu penumpang dibatasi 1 barang bawaan tolong tegur semua penumpang yang membawa lebih dari 1 barang bawaan. Sebelum turun saya mengamati ada banyak
penumpang membawa 2 atau lebih barang bawaan.

Ibu Linda mengatakan bahwa tidak ada orang lain yang membawa 2 atau lebih barang bawaan. Saya bertanya kepada dia, apakah dia tidak bisa melihat begitu banyak penumpang yang membawa lebih dari 2 barang bawaan? Dia malah
menantang saya dengan mengatakan, "mau diperpanjang masalahnya, Pak?"

Sebagai informasi kami adalah penumpang terakhir yang turun dan di atas tempat duduk nomor 3 ada 2 koper yang seragam (saya pikir itu koper pramugari). Menurut saya seharusnya pramugari mengutamakan penumpang daripada diri sendiri. Dan perlakuan kepada saya amatlah tidak sopan. Apalagi dilakukan oleh pramugri senior.

Setelah menerima bagasi, kami mengecek membali, dan menemukan bahwa ada 1 buku di tas yang hilang. Buku tersebut tidak dapat dibeli di Indonesia (judulnya FIDC, berbahasa Jepang seharga $200). Kami udah melaporkan kehilangan barang dan perlakuan kasar dari pramugari bernama Linda kepada bagaian lost and found di bandara.

Saya juga melaporkannya melalui halaman member GFF dan mendapat balasan dengan nomer Garuda/ JKTCRA- 22317 /08 dari Bapak Pudjo Hadiwibowo. Tetapi, tanpa ada satu kali pun telepon dari pihak Garuda untuk menindaklanjuti hal ini. Sampai saat ini laporan saya telah 1.5 bulan berlalu, berdasarkan pengalaman saya, bahwa apabila barang hilang tidak bisa ditemukan maka saya berhak mendapat penggantian.

Kemarin tanggal 3 Februari 2009 saya kembali menghubungi pihak Garuda untuk meminta pertanggungjawaban. Namun, yang terjadi saya dilempar ke sana ke mari tanpa ada satu pihak pun yang mau bertanggung jawab. Saya harap Garuda menunjukkan rasa tanggung jawabnya untuk dapat menyelesaikan permasalahan ini dengan baik.

Kurniawan
Sudirman Tower 6th Fl Jakarta
kurniawanj@cbn.net.id
021-5720036



Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait