Keluhan
Saya adalah pemegang kartu kredit Citibank sejak tahun 2000 (4541 7800 1427 XXXX). Pada bulan Juli 2008 saya mengajukan penutupan kartu kredit saya. Namun, karena masih ada tagihan maka saya diminta oleh pihak Citibank untuk melunasi semua.Termasuk yang harus saya lunasi adalah tagihan eazypay di mana saya kena penalti akibat pelunasan lebih awal. Tapi, saya bersedia dikenakan penalty tersebut sehingga saya bayar semua tagihan dan pembayaran penaltinya tanggal 23 Juli 2008. Setelah saya lakukan pelunasan maka saya mendapatkan surat penutupan kartu tertanggal 24 Juli 2008 (dokumen masih saya simpan dan ditandatangani oleh Lina Firman sebagai Retention Management).
Pada tanggal 25 Agustus 2008 saya tetap dikirimkan e-statement dari Citibank. Saya lihat isinya sudah tidak ada tagihan kecuali materai Rp 6,000. Karena masih Rp 6,000 maka saya menghubungi pihak Citibank via email untuk menanyakan apakah saya harus bayar tagihan Rp 6,000 tersebut atau tidak. Pihak Citibank membalasnya tanggal 27 Agustus 2008 dan menyatakan bahwa apabila saya sudah menutup kartu maka saya dapat mengabaikan tagihan yang diterima (email masih saya simpan).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bulan November saya ditelepon lagi atas tagihan yang sama (plus denda). Kembali saya jelaskan bahwa kartu saya sudah ditutup. Namun, si penelepon minta saya faksimili bukti penutupan kartu ke nomor 7663160/80. Saya faks saat itu juga dengan harapan ada klarifikasi lebih lanjut. Ternyata tidak ada.
Bulan Desember 2008 dan Januari 2009 saya tetap dikirimkan tagihan yang menyatakan bahwa bagaimana pun saya harus bayar tagihan tersebut yang nilainya sudah mencapai 618,000. Menurut saya ada kelemahan dalam sistem di Citibank namun pelanggan yang harus menanggung bebannya. Terus terang saya tidak bersedia membayar atas apa yang bukan tanggung jawab saya.
Taufik H
Jl Curug Agung Depok
taufik_hm@yahoo.com
02133750101
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































