Perubahan Golongan Tarif aetra Sepihak

Suara Pembaca

Perubahan Golongan Tarif aetra Sepihak

- detikNews
Senin, 19 Jan 2009 12:11 WIB
Perubahan Golongan Tarif aetra Sepihak
Keluhan
Kami pelanggan Nomen: 50012876. Kami sangat-sangat dirugikan dan dikesalkan oleh cara PAM aetra. Tanpa pemberitahuan kepada kami telah melakukan perubahan status Golongan Tarif dari semula 2A2 menjadi 2.C. Ini sudah berlangsung cukup lama.

Kami protes namun sama sekali tidak ditanggapi. Akhirnya kami mulai intens melakukan komplain sejak dari tanggal 19 November 2008. Tapi, hingga kini yang terakhir dijanjikan oleh Ibu Lina di Bagian Pengurusan Status Tarif di PAM Balai Pustaka akan berubah menjadi normal kembali pada tagihan Januari 2009.

Namun, apa yang terjadi setelah kami terima tagihan Januari adalah kami tetap ditagih dengan golongan tarif 2.C (Bisnis) dan dengan tunggakan bulan Desember 2008. Padahal Ibu Lina sendiri yang menyatakan tidak perlu bayar dulu bulan Desember 2008 sampai ini beres. Tapi, di tagihan Januari 2009 ini sudah keluar menjadi tunggakan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk di ketahui kami hanya menempati rumah tinggal biasa dan itu juga sudah dilakukan survei oleh pihak PAM pada 1 Desember 2008 setelah kami mengadukan pada tanggal 27 November 2008 ke Radio Kayumanis. Tapi, nyatanya PAM tak bergeming dengan perubahan status golongan sepihak ini.

Anehnya, mereka dengan mudahnya mengubah tapi ketika customer komplain atas perubahan yang dilakukannya dengan berbagai alasan mereka berkelit dan enggan mengubahnya. Kami sangat-sangat dirugikan karena kami hanya rumah tinggal biasa. Bukan kantor atau pun bisnis. Dan kini kami sudah berbulan-bulan harus menanggung beban biaya bisnis yang tidak kami adakan.

Apakah memang sudah begini nasib customer atau pelanggan di Indonesia. Tidak pernah bisa komplain dan berkeluh kesah kepada pengusaha?

Bahkan, kami pun sudah tidak merasakan pentingnya ada Lembaga YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia) karena sama saja. Bagi kami mereka hanya yayasan yang cuma bisa komplain tapi tak punya kekuatan untuk membantu kami yang tertindas. Mereka sepertinya ada cuma sebagai pelengkap saja.

Toh, ketika air PAM berminggu-minggu keruh sampai ke rumah kami dan kadang macet PAM pun dikomplain hanya bilang, "maaf". Tapi, untuk urusan tarif naik mereka nomor satu dijadikan alasan untuk perbaikan pelayanan.

Pelayanan yang mana? Kapan kami bisa merasakan meminum langsung air PAM tanpa dimasak? Hujan sedikit saja air jadi keruh dan kadang kalau kotoran PAM itu tidak dikuras 1 minggu dari bak air ketika di kuras kami menemukan cacing-cacing halus.

Bagaimana PAM? Mana janji pelayananmu? Sudah berapa rupiah kami keluarkan ongkos untuk mengurus perubahan ini? Apa PAM tidak memikirkan faktor ini? Ya sekali lagi inilah nasib customer di Indonesia. Kami sangat-sangat dirugikan.

Eddy Cahyadi
Jl Kecubung 4 No 11 Jakarta Timur
ghozythoriq@gmail.com
0816103339



Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads