Keluhan
Saya ditawarkan produk 3G Broadband dari Indosat sekitar bulan Oktober 2008. Saya tertarik karena saya ada rencana untuk mengganti koneksi internet saya karena akan berakhirnya promosi pemakaian sepuasnya malam hari setelah Januari 2009.Saya sudah menanyakan hal ini kepada Sales Promotion Girl (SPG) Indosat kala itu, "bisakah diaktifkannya bulan Januari? Dan, saya belum ingin pakai langsung tapi nanti setelah bulan Januari. Jadi, saya tidak ingin terkena biaya abunemennya?" Saat itu dijawab "bisa". Tinggal bilang saja pada saat konfirmasi aktivasi. Akhirnya saya buat aplikasinya saat itu berhubung saya suka dengan nomernya.
Selang beberapa hari saya dihubungi oleh Indosat, "apakah nomernya mau diaktivasi?" Saya jelaskan kalau saya belum mau diaktifkan karena saya baru mau diaktifkan setelah bulan Januari saja agar terhindar dari biaya abunemen. Kembali petugas Indosat yang menhubungi saya waktu itu mengatakan "bisa", dan silakan menelepon Indosat jika nanti saya ingin diaktifkan dan mengatakan bahwa saya tidak akan terkena biaya apa pun selama belum diaktivasi.
Tapi, anehnya pada bulan kedua yaitu bulan Desember 2008 saya dikirimkan tagihan Indosat 3G broadband sebesar Rp 220,000. Padahal saya belum pernah meminta untuk diaktifkan, dan juga saya belum pernah menggunakan kartu tersebut. Kartu masih utuh tersimpan belum tercopot chip card-nya dari kartu.
Dan, lucunya lagi tagihan yang dikirimkan 'salah' menuliskan nomer 3G Broadband-nya, yaitu 08141006121 kurang satu digit dari nomer yang seharusnya 081410061214. Dan, yang saya bingung kenapa tagihan yang dikirimkan setalah bulan kedua sedangkan bulan pertama saya tidak menerima informasi apa pun.
Saya menghubungi Indosat melalui telepon perihal masalah ini, dan Phone Officer saat itu bilang saya tidak perlu ke Galery Indosat karena akan dibuatkan laporan mengenai masalah ini, karena saya masih ingin menggunakan kartu tersebut di Januari, sedangkan kalau ke galeri Indosat hanya jika ingin menutup kartu. Saya akan dihubungi lagi oleh Indosat secepatnya. Tapi, ternyata telepon dari Indosat yang saya tunggu-tunggu tidak kunjung tiba.
Sampai tanggal 12 Januari 2009 datang lagi tagihan yang jumlahnya bertambah menjadi Rp 330,000. Dan, saya melihat nomer 3G Broadbandnya masih 'salah' menuliskannya seperti sebelumnya. Jadi, laporan yang saya buat sebelumnya tidak ditanggapi dan seakan diacuhkan.
Akhirnya tanggal 13 Januari 2009 saya langsung mendatangi Galery Indosat yang berada di Depok. Untuk melaporkan masalah ini dan diterima oleh Customer Service yang bernama Ibu Rara.
Beliau menawarkan keringanan atau negosiasi untuk membayar hanya 2 bulan saja. Untuk biaya yang belum pernah saya gunakan atau terima manfaatnya dari produk yang namanya 3G Broadband. Padahal saya sudah memperlihatkan bukti kartu pack yang masih utuh dan belum tercopot chip dari kartunya.
Saya menolak tawaran tersebut karena bukan masalah nominalnya. Tetapi, mengapa saya harus membayar sedangkan saya belum menerima manfaat apa pun. Dan akhirnya saya diminta membuat komplain secara tertulis, dan diminta untuk menunggu telepon dari Indosat keesokan harinya yaitu pada tanggal 14 Januari 2009. Tapi, ternyata kembali Indosat tidak menghubungi saya.
Saya sangat menyayangkan jika perusahaan sebesar Indosat rusak citra profesionalismenya oleh kelalaian entah dari SPG-nya ataukah staf Customer Service baik yang di phone ataupun galery. Buat saya tidak masalah untuk membayar kewajiban biaya jika memang sesuai dengan apa yang saya gunakan atau saya manfaatkan.
Saya harap dengan ini pihak Indosat dapat menanggapi masalah saya ini dengan serius. Terima kasih.
Rukun Santoso
Wijaya Kusuma Depok
skurtid@yahoo.com
08881108897
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































