Penawaran Smart Call Center dan Cicilan Citibank

Suara Pembaca

Penawaran Smart Call Center dan Cicilan Citibank

- detikNews
Kamis, 15 Jan 2009 16:53 WIB
Penawaran Smart Call Center dan Cicilan Citibank
Keluhan
Tanggal 13 Januari 2009 salah satu Marketing bernama Irvan dari PT Swara Cipta Caraka (SCC) atau Smart Call Center menelepon saya dengan alasan pengajuan kartu kredit. Saat itu dia menawarkan kartu kredit yakni BRI. Bebas iuran tahunan dan dia mengatakan data saya sudah lengkap tinggal menunggu persetujuan dari saya.

Saat itu saya iyakan saja. Lalu, dia meminta referensi bank dan terus saya beri kartu kredit Citibank. Marketing minta disebutkan 16 digit kartu kredit. Saat itu saya pikir itu tidak akan ada masalah. Jadi saya sebutkan saja karena saya tidak menyebutkan 3 digit terakhir dari kartu kredit Citibank saya.

Setelah itu semua Irvan mengatakan bahwa saya mendapat fasilitas dari BRI yaitu mendapat 3 vocer Kota Bunga (menginap gratis 1 malam Free di Kota Bunga Puncak dan free breakfast diantar ke kamar dan 2 vocer lagi mendapat potongan disc 60% di Kota Bunga), kartu perdana Matrix, dan vocer Adira sebesar 500,000. Terus ada biaya 1,200,000 ribu yang akan dicicil 4 kali apabila saya menggunakan vocer menginap di Kota Bunga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah berselang 5 menit ada orang bernama Indra dari SCC menelepon saya untuk konfirmasi data dan minta disebutkan lagi nomor kartu kredit saya. Saat itu tanpa curiga saya sebutkan lagi.

Selang beberapa menit setelah mendengarkan penjelasan dari Pak Indra saya merasa ini sama saja dengan tindak pemaksaan karena vocer menginap belum digunakan saya sudah disuruh membayarkan cicilan pertama yaitu sebesar Rp 275,000 yang akan ditagihkan ke kartu Citibank saya. Hal ini sebelumnya tidak dijelasakan oleh Irvan.

Setelah mendengar penjelasan dari Bapak Indra saya pun menelepon balik ke Irvan untuk meng-cancel pembuatan kartu kredit BRI dan menolak fasilitas-fasilitas yang ditawarkan oleh Irvan (jam 3.30 sore). Akan tetapi Irvan sedang sholat.

Selang 20 menit saya menelepon kembali dan Irvan sedang online dengan customer yang lain. Operator lain yang mengangkat telepon dari saya mengatakan kalau ingin meng-cancel pembuatan kartu kredit harus dengan Irvan. Tetapi, bagaimana bisa saya berbicara dengan Irvan kalau dia menolak telepon dari saya?

Pada akhirnya saya memaksa untuk menyelesaikan permasalahan tersebut hari itu juga. Lalu, saya diminta menghubungi Bapak Rudy yang bisa membantu masalah saya ini. Saat itu sudah pukul 17.00 dan Bapak Rudy baru bisa dihubungi besok pagi.

Pukul 17.00 juga saya menelepon Citibank dan saya kaget karena tagihan saya bertambah 275,000. Saya menanyakan kepada Citibank kenapa tagihan saya bertambah.

Padahal saya tidak melakukan transaksi apa pun dan tidak menandatangani struk pembelajaan dengan kartu kredit Citibank. Kata Customer Service Citibank bahwa mereka (PT Swara Cipta Caraka) telah berhasil otorisasi. Jadi saat itu saya tanya, "kok bisa?" Saya tidak menandatangani kontrak atau pun struk. Customer Service Citibank mengatakan, "mereka via internet".

Lalu saya mengatakan, "Pak, mereka aja gak tau 3 digit otorisasi saya, gimana
mereka bisa sukes? Mereka aja gak pernah lihat kartu kredit saya." Oleh karena transaksi ini masih menggantung / pending (masih bisa di-cancel oleh PT Swara Cipta) dan Citibank belum membayarkan maka saya memohon bahwa saya tidak setuju dengan transaksi ini. Lalu, sayaΒ  meminta saran apa yang harus saya lakukan?

Jawaban Citibank, "lebih baik Ibu konfirmasi kembali ke PT Swara Cipta untuk mengcancel transaksi tersebut atau Ibu bisa mengunggu 2-3 hari ke depan untuk melihat progres tersebut agar di bulan berikutnya hal ini tidak terjadi lagi."

Kalau jawaban dari Citibank seperti itu berarti saya harus membayarkan 275,000 yang seharusnya pihak Citibank bisa menolak / membatalkan dengan pihak PT Swara Cipta Caraka. Apakah saya diharuskan membayar 275,000 tersebut ke Citibank? Saya sangat keberatan dengan maksud Customer Service Citibank.

Pada tanggal 14 Januari 2009 pukul 12.03 Bapak Rudy dari SCC menelepon dan mengatakan bahwa pembayaran cicilan pertama Rp 275,000 tidak bisa di-cancel karena sudah di-issue. Perkataan ini berbeda dengan perkataan Customer Service Citibank. Padahal saya belum mendapat vocer Kota Bunga dan saya belum menandatangani surat apa pun. Apakah saya harus memblokir / menutup kartu kredit Citibank agar tidak ditagih / mendapatkan masalah dengan SCC?

Saya hanya mengharapkan Citibank memperhatikan keamanan customer-nya. Lebih mengerikan lagi Citibank dari awal sudah tahu bahwa SCC ini sering melakukan penawaran seperti ini. Customer Citibank sudah banyak yang complain. Semoga Citibank dapat berlaku adil terhadap saya atau pun teman-teman yang lain. Dan, semoga tidak ada orang lagi yang tertipu.

Erna Januri
Jakarta Barat, Cengkareng
Erna_januri@yahoo.com
081808300356



Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads