Keluhan
Wisata Kebun Buah Ngebruk Kendal ternyata tidak seindah yang dibayangkan melalui iklan promosi di papan informasi. Menurut info dengan paket wisata perjalanan sebesar Rp 25,000/ orang, selama 60 menit, kita dapat mengelilingi kebun buah menaiki kereta mobil menyisiri kebun dan berhenti untuk memetik beberapa varietas buah secara langsung dan cuma-cuma (9 jenis). Namun, yang terjadi bertolak belakang sama sekali. Dalam perjalanan menggunakan kereta mobil (menurut info 1 mobil diisi 12 orang namun yang terjadi sampai diisi oleh 16 orang sehingga tidak nyaman dan penuh sesak). Dengan jarak tempuh 20 menit ('tanpa berhenti sama sekali' dan 'tanpa memetik satu buah pun') mobil melaju dengan disertai seorang perempuan sebagai Tour Guide.
Alasan tidak berhenti karena pada hari kunjungan kami (Jumat, 02 Januari 2009
jam 10.00 WIB), tidak ada karyawan yang bertugas menjaga area kebun, sehingga tidak berhenti sama sekali. Dengan alasan tersebut kalau memang tidak siap dibuka pada hari selain Sabtu dan Minggu, sebaiknya diinformasikan 'tutup' saja, karena tidak akan mengecewakan pengunjung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi pemilik kebun Bapak Budi juga kami mengharapkan untuk selalu melakukan pengecekan terhadap karyawan yang tidak profesional dan ingin bekerja secara cepat tanpa memperhatikan keluhan pengunjung. Sebaiknya diberi sanksi atau tindakan tegas agar tidak terulang kepada pengunjung lain. Bila ini dibiarkan terjadi tentunya akan merugikan pemilik kebun.
Demikian saran dan kritikan yang dapat kami sampaikan. Terima kasih.
Budi
Semarang
budipamungkas@yahoo.com
08122933780
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.










































