Air Asia Medan Beri Peluang Calo

Suara Pembaca

Air Asia Medan Beri Peluang Calo

- detikNews
Selasa, 30 Des 2008 14:56 WIB
Air Asia Medan Beri Peluang Calo
Keluhan
Saya adalah penumpang Air Asia dengan kode Booking B2P8AF. Saya membeli tiket melalui internet pada tanggal 19 Oktober 2008 untuk keberangkatan tanggal 19 Desember 2008 pukul 07.00 dari Cengkareng Jakarta ke Polonia Medan termasuk kembali tanggal 22 Desember dari Polonia ke Cengkareng pukul 18.40.

Pada saat berangkat kami check in di Bandara Soekarno Hatta 1 jam sebelum keberangkatan dan tidak ada masalah. Akan tetapi pada saat kami kembali dari Medan kami tiba di Bandara Polonia Medan pukul 17.45. Pada saat kami tiba di Counter untuk check in sudah tidak ada petugas di sana. Counter sudah ditutup.

Saat kami check di papan pengumuman tertera Air Asia QZ 7507 pesawat yang akan kami tumpangi pukul 18.25 posisi Boarding. padahal tertera di tiket kami pesawat berangkat pukul 18.40. Menurut keterangan dan informasi dari petugas Angkasa Pura di bandara tersebut pesawat Air Asia tiba lebih awal sehingga jadwal check in dimajukan dan ditutup lebih awal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saya sudah mengajukan keberatan kepada 2 petugas wanita dari Air Asia yang berjaga di depan pintu keluar ruang tunggu dan memohon kebijaksanaan dari mereka mengingat kami membawa Bayi. Sedangkan waktu keberangkatan masih ada sekitar 50 menit. Tapi, mereka beralasan waktu check in sudah habis dan semua kursi telah terisi penuh dengan penumpang.
Β 
Alasan tersebut tidak masuk akal bagi saya. Sementara jelas-jelas saya memegang kode booking. Datang satu jam sebelum keberangkatan (di mana saat kami berangkat di Cengkareng hal tersebut tidak dipermasalahkan). Tapi, saya tetap tidak dapat boarding dengan alasan kursi penuh dan jadwal check in telah ditutup karena dimajukan.

Jika kursi sampai penuh berarti ada yang menggunakan kursi kami dengan suatu asumsi kursi kami telah dijual oleh pihak Air Asia kepada pihak lain. Oleh karena saya sempat ditertawakan oleh seorang calo di Bandara Polonia dengan mengatakan, "seat Abang telah kami jual".

Ini menunjukkan ada main-main antara calo dengan Air Asia bertepatan dengan dimajukannnya jadwal check in karena pesawat tiba lebih awal (mengambil kesempatan di dalam kesempitan) membuka peluang bagi pihak yang tidak bertanggung jawab untuk kepentingan pribadinya.

Satu hal lagi tidak ada konfirmasi per telepon baik ke telepon selular kami maupun ke telepon rumah kami yang memberitahukan adanya perubahan jadwal check in tersebut jika memang ada perubahan.

Kami sempat mengajukan keberatan dengan Manager Air Asia di terminal keberangkatan internasional Polonia yang bernama Bapak Dik-dik. Akan tetapi yang bersangkutan tidak mau menemui kami dan semua pihak di Air Asia Medan berkonspirasi untuk tidak mempertemukan kami dengan manager mereka tersebut.

Selain itu bukan saya saja yang mengalami hal ini. Ada tiga orang calon penumpang lainnya menjadi korban juga mengalami hal serupa. Menurut saya berarti bukan hanya saya saja yang tertipu dengan dimajukannya jadwal check in ini karena pesawat lebih awal tiba.

Kemungkinan seat mereka juga telah dijual oleh pihak Air Asia kepada pihak lain karena kami memiliki kesamaan yaitu kami semua sama-sama melakukan pemesanan menggunakan internet dan sama-sama tidak dikonfirmasi ulang adanya perubahan ini.

Yang lebih mengherankan lagi saat kami mengajukan complain kepada pihak Air Asia Pusat melalui internet mereka mendapat laporan dari Medan melalui sistem yang menyatakan posisi loket check in baru ditutup pukul 18.25 ini merupakan sesuatu yang aneh karena pada kenyataannya kami pada pukul 17.45 berdiri di depan loket untuk check in loket telah ditutup dan sudah tidak ada crew Air Asia di sana.

Ini menandakan Air Asia Medan memanipulasi data ke kantor pusat mereka agar
seolah-olah kami yang terlambat datang. Tapi, itu semua salah karena kami siap dikonfrontir dan kami punya saksi korban-korban yang lain yang kebetulan data dan nomor telepon mereka telah kami simpan semua.

Saat kami menceritakan permasalahan kami ini dengan calon penumpang-penumpang dari maskapai lain yang bersimpati dengan kami. Juga salah satu petugas di bandara rupanya hal ini bukan merupakan rahasia umum bahwa Air Asia Medan sering memajukan jadwal check in untuk memberikan kesempatan kepada para calo yang telah berada di loket check in untuk mengambil kursi kami sebelum kami datang, dan segera menutup loket check in lebih awal saat kursi telah terisi.

Sangat disayangkan Maskapai International sekelas Air Asia ternyata lebih memberi peluang kepada calo untuk bermain. Jika begini sampai kapan pun praktek percaloan tidak akan bisa diberantas di negara kita ini.

Hasto Adriyanto
Jl Anggrek No 39 RT/RW 010/02
Kelapa Dua Kebon Jeruk Jakarta Barat
hasto.adriyanto@gmail.com
081381177277



Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait