Keluhan
Sudah sejak lama sekali saya menjadi nasabah Bank Permata (dahulu Bank Universal). Tiga tahun lalu saya diberi kepercayaan oleh Bank Permata untuk mendapatkan kredit guna memiliki mobil. Pembayaran cicilan kredit dilakukan dengan sistem autodebet seperti yang dipersyaratkan oleh Bank Permata.Kredit berjalan lancar sampai pada waktunya selesai masa kredit saya dikagetkan dengan kenyataan bahwa ternyata saya harus membayar jumlah yang lebih besar daripada yang seharusnya. Setelah diusut ternyata bahwa telah terjadi "kesalahan sistem" di Bank Permata sejak bulan November 2007, setahun lalu, yang mendebet tidak sesuai jumlah seharusnya.
Akibatnya saya sebagai nasabah (yang tidak pernah mengubah perintah autodebet) yang dipersalahkan karena tidak pernah mencek nilai pendebetan. Akhirnya nasabah harus membayar nilai yang seharusnya didebet selama setahun menjadi harus membayar sekaligus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saya hanya berharap mudah-mudahan kesalahan sistem dimaksud hanya terjadi pada saya. Namun demikian sebagai salah satu bank yang mengaku telah bersertifikasi ISO rasanya saya perlu mempertanyakan kehandalan sistem yang dipakai oleh Bank Permata. Rasanya terlalu lama dan berlarut-larut untuk sebuah sistem perbankan untuk tidak dapat mendeteksi kesalahan sistem selama setahun seperti yang saya alami.
Setahu saya perbankan adalah bisnis kepercayaan. Kalau sudah begini apakah nasabah masih bisa tenang mempercayakan pengelolaan uangnya kepada Bank Permata? Jadi saya adalah korban kesalahan sistem Bank Permata.
R Sarwono
Cendana Galaxi Bekasi
rdsarwono@gmail.com
02192415012
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































