Keluhan
Ketika sedang belanja di hypermart saya ditawari untuk membuat kartu kredit Mandiri hypermart. Kata marketingnya iuran tahun pertama free dengan syarat harus mendaftarkan tagihan (one bill) dan saya pun sering belanja di hypermart. Saya pun setuju untuk mengajukan aplikasi kartu kredit tersebut dengan memasukkan tagihan bulanan handphone (HP) saya sebagai syarat one bill-nya. Aplikasi saya pun disetujui. Kartu datang bulan Oktober, kalau tidak salah ingat, dan lalu saya gunakan. Pada bulan November datang tagihan yang isinya iuran tahunan sebesar Rp 250,000.
Merasa ditawari iuran tahunan gratis saya pun komplain ke 14000 Customer Care Mandiri. Saya mendapat jawaban bahwa berdasarkan mailing mereka aplikasi saya masuk bulan September. Sedangkan promo iuran tahunan gratis adalah sampai bulan Agustus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau begitu saya ditipu dong oleh marketing kalian, karena saya ditawari gratis tetapi pada kenyataannya saya diharuskan untuk membayar iuran tahunan. Kalau begitu saya tutup aja kartunya deh", saya kembali berargumen.
Dengan sedikit arogan /judes Customer Service tersebut menjawab, "iya, silakan ditutup aja Bu". Katanya lagi, "tapi kalau Ibu mau menutup kartu, Ibu harus membayar tagihan Ibu dulu baru Ibu telepon kami lagi untuk kami bantu penutupannya".
Kalau Bank Mandiri sebegitu tidak membutuhkan nasabah saya pun tidak membutuhkan jasa bank ini karena kartu kredit saya banyak. Bukan hanya dari Mandiri. Jangan promosi kalau tidak dapat direalisasikan. Terima kasih.
Catherine
Duri Kosambi Jakarta Barat
Mami_joe99@yahoo.com
08159170528
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































