Harus Membayar Item Fiktif di Hari-Hari Swalayan

Suara Pembaca

Harus Membayar Item Fiktif di Hari-Hari Swalayan

- detikNews
Jumat, 05 Des 2008 14:00 WIB
Harus Membayar Item Fiktif di Hari-Hari Swalayan
Keluhan
Jumat, 28/11/2008 sekitar jam 20.00 WIB kami sekeluarga pergi berbelanja ke Hari-Hari Swalayan Duta Harapan Indah Teluk Gong. Seperti biasa kami berbelanja kebutuhan rumah tangga.

Setelah mengantri dan membayar belanjaan di Kasir kami bergegas pulang. Di rumah kami mencocokkan kembali daftar barang belanjaan dengan struk/ bon pembelian.

Alangkah terkejutnya karena ada 1 item (sebuah kaos kaki merek "M") seharga Rp 25,800 tertera di dalam struk tersebut. Sementara kami sekeluarga tidak pernah membeli barang tersebut. Lebih parah lagi kami tidak pernah melihat wujud kaos kaki tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jadi kami merasa dirugikan karena harus membayar 1 item yang fiktif. Esoknya saya komplain baik-baik melalui telepon ke officer Hari-Hari Swalayan dan diterima oleh Sdri Dewi. Tapi, pelayanan beliau sangat tidak ramah dan menyebalkan.

Kemudian saya minta bicara dengan Manager Hari-Hari Swalayan dan seorang pria di seberang sana mengaku sebagai Penanggung Jawab Operasional Hari-Hari Swalayan.

Perlakuan Dia sangat tidak sopan dan kasar. Dengan nada tinggi dia berbalik menuduh saya berbohong dan menyalahkan saya dengan dalih, "salah Ibu sendiri kenapa tidak mencek barang belanjaan waktu sebelum meninggalkan meja Kasir!"

Bagaimana saya bisa mencek barang belanjaan sementara antrian di belakang cukup panjang. Bukan nominal rupiahnya yang saya permasalahkan tetapi jawaban staff Hari-Hari Swalayan sangat tidak beretika dan merendahkan harga diri saya.

Beginikah cara Hari-Hari memperlakukan konsumennya?

Yuliah
Kapuk Jakarta Utara
claviant@yahoo.com
081574336286



Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads