Keluhan
Harga bahan pokok atau yang biasa kita sebut sembako hingga saat ini belum juga turun. Jika hal ini terus menerus begini masyarakat tidak akan bisa sehat karena tidak bisa terpenuhi standar gizinya. Faktanya harga beberapa jenis bahan makanan seperti telur saat ini sudah mencapai Rp 12,000 per kg. Harga gula beli di warung-warung Rp 6,800 per kg, dan harga beras variatif antara Rp 4,300 dan Rp 5,000. Tapi, jika ingin beras yang bagusan harganya dari Rp 6,500 sampai Rp 7,000 per kg ke atas.
Agar keluarga makan meski masak dengan minyak tanah. Tapi, harganya saja sudah Rp 10,000 per liter. Minyak goreng seperempat kilogram harganya Rp 1,800.
Bagaimana nasib gizi kami dan saudara-saudara kami? Karena, kebutuhan pangan semakin bertambah waktu seperti terus menerus naik. Bagaimana nanti nasib gizi anak-anak? Bagaimana mereka akan cerdas jika kebutuhan makannya saja kurang gizi. Bahkan, kurang makan.
Sementara, kebutuhan orang tua atau usia produktif untuk mendapat pekerjaan juga masih di bawah rata-rata. Buktinya, mengutip dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), angka pengangguran diperkirakan akan naik sebesar 9 persen lebih. Apalagi tingkat kemiskinan akan bertambah di tahun 2009 menjadi 16 persen lebih.
Sementara, seperti diberitakan salah satu surat kabar di Ibu Kota (Rabu, 26 November 2008) Badan Pusat Statistik menyebutkan angka pengangguran terbuka sebesar 8,46 persen atau setara dengan 9,43 juta orang pada Februari 2008 dibanding Februari 2007, 9,75% (10,55 juta orang).
Ini miris sekali. Kok, hal ini dibiarkan oleh kita maupun pemerintah? Katanya kita ini negara yang makmur dan pemerintah sukses program-programnya. Entah mau sampai kapan kondisi bangsa kita seperti ini terus.
Nurlela Juniarty
Jln. Radio Dalam RT009/RW002
Gandaria Utara-Jakarta Selatan
12140
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































