Keluhan
Pada Kamis, 20 November 2008 sian saya mengambil uang di ATM BCA di Setiabudi Building. Empat kali penarikan dan uang tersebut langsung saya setorkan ke Bank Mandiri. Ternyata terselip uang palsu Rp 50,000 sebanyak 1 lembar.Setelah menyelesaikan transaksi di Mandiri saya langsung ke BCA Cabang Atrium Setiabudi. Di sana saya diterima oleh Customer Service Officer (CSO) bernama AR (nomor pegawai: 80603954).
Sejak awal CSO ini terlihat agak bingung sehingga bertanyalah dia ke seseorang di bagian teller. Kemudian dia memberitahukan bahwa mereka tidak bisa menerima laporan saya dan terkesan "lepas tangan". Saya harus lapor ke Halo BCA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan muka yang masih kebingungan Sdri AR bertanya kembali ke bagian teller mengkonfirmasikan informasi yang dia terima. Cukup lama juga waktu yang mereka perlukan untuk memutuskan apakah mereka bisa menerima keluhan saya atau tidak. Selama ini saya berpikir sebagai bank yang besar seharusnya BCA sudah mempunyai aturan standard (SOP) untuk menanggapi keluhan customer.
Akhirnya mereka mau menerima keluhan saya tapi tidak mengganti uang saya. Saya katakan, "Mbak, sejak awal saya hanya mau melaporkan mengenai uang palsu ini, bukan mau minta ganti!".
Kemudian saya mengisi Formulir Keluhan dengan nomor 7660005T 20/NOV/2008 13:24:34 disertai dengan fotokopi KTP. Sdri AR juga memberitahukan bahwa uang palsu tersebut harus dilampirkan sebagai bukti laporan. "Silahkan Mbak. Saya juga tidak bisa dan tidak akan menggunakan uang tersebut". Cukup saya saja yang tertipu. Saya tidak mau orang lain tertipu;
Kalau dilihat dari nilai nominalnya kekesalan yang saya alami pada saat melaporkan uang palsu ini amatlah tidaklah seimbang. Saya bersikeras ingin membuat laporan ini karena saya tidak rela untuk memberikan "sumbangan suka rela" sebesar Rp 50,000 ke BCA.
Ridhania
Jl Pengadegan Selatan V No 46A Jakarta
ridhania@yahoo.com
08999333304
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































