Keluhan
Saya sangat kecewa, sedih, dan khawatir dengan keadaan dari kedua orang tua saya (Bapak Yenri Purwoto, ST dan Ibu Kholwati) yang terdaftar sebagai calon haji di Purwokerto dan calon jemaah haji lainnya. Mereka terdaftar melalui penyelenggara Ongkons Naik Haji Plus (ONH Plus) Amalia Nur Karoma yang saat ini sedang terlantar di Bandara Kuala Lumpur Malaysia. Saya sangat menyesalkan kejadian ini. Ini berawal dari pemberangkatan dijadwalkan Hari Ahad, 16/11/08 pukul 06.30 WIB melalui Bandara Soekarno Hatta ke Singapura kemudian ke Jeddah, dan tertunda sampai dengan sore hari yang ternyata tidak jadi berangkat dan dijadwalkan ulang pada hari Senin, 17/11/08 pukul 12.00 WIB melalui Malaysia.
Namun, itu pun baru barangkat pada sore hari dengan tujuan Malaysia sebagai tempat transit. Kemudian saya mendapat info dari Bapak saya melalui SMS di mana mereka akan berangkat ke Jeddah pada pukul 02.30 waktu setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu Bapak dan Ibu saya memberitahukan pada saat pemeriksaan di Bandara Soekarno Hatta persedian perbekalan yang dipunyai seperti air minum botol dan alat-alat mandi telah disita oleh petugas. Padahal beliau menunggu sangat lama di ruang tunggu bandara yang sangat membutuhkan air minum, makan, dan sebagainya. Semua perbekalan sebenarnya tersimpan di tas koper yang berada di bagasi sedangkan untuk kebutuhan sehari-hari hanya membawa perbekalan secukupnya.
Saya sudah menghubungi AMPHURI di nomor (021) 83794341 diterima Bapak Arif Bagian Staff Operasional dan disuruh untuk menghubungi Bapak Ginanjar dari Amalia Nur Karoma di nomor 08121107630. Saya menanyakan kejadian tersebut dan beliau menjelaskan kalau keberangkat ini masih bermasalah dan merencanakan akan mengirimkan staff-nya ke Malaysia.
Padahal menurut saya sebaiknya Amalia mendampingi dan membantu calon jemaah haji saat ini. Di samping itu pihak Amalia tidak bersedia memberikan jaminan mengenai kepastian dan kelayakan bagi para calon jemaah haji termasuk tiket pesawat kepulangannya.
Bagi saya kejadian ini di luar dari logika saya dengan sistem kerja dari tim panitia/ penyelanggara haji yang di lapangan sampai menyebabkan Bapak dan Ibu saya terpisah (ini sangat tidak profesional).
Saya sangat berharap pihak penyelenggara Amalia Nur Karoma, AMPHURI, dan (pemerintah, Departemen Agama, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), dan sebagainya) segera bertindak dan secepatnya tanggap untuk membantu dan menyelesaikan masalah ini. Agar para calon jemaah haji dapat segera berangkat ke Jeddah dan memberikan kepastian selama menunaikan ibadah haji serta kepulangannya ke Indonesia.
Dengan demikian calon jemaah haji dan keluarganya dapat merasa tenang, nyaman, dan tidak terlantar. Saya mohon doanya semoga para calon jemaah haji diberi kemudahan, kelancaran, dan kesehatan. Amien. Β
Β
Kelik ER
081513236494
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































