Sudah Membayar Tunggakan Bank Muamalat Yogya

Suara Pembaca

Sudah Membayar Tunggakan Bank Muamalat Yogya

- detikNews
Kamis, 20 Nov 2008 10:35 WIB
Sudah Membayar Tunggakan Bank Muamalat Yogya
Keluhan
Saya nasabah Bank Muamalat Cabang Yogyakarta yang mengambil pinjaman sejak tahun 2004 (sejak bank ini baru membuka cabangnya di Yogya). Pinjaman akan selesai bulan Juli 2009. Dengan berniat bersih dari unsure riba.

Pada awalnya semua lancar saja. Namun demikian di pertengahan tahun 2008 saya harus pindah ke luar negeri karena kepentingan dinas. Saya berniat baik dengan mengabarkan kepindahan saya kepada pihak Bank Muamalat dan saya berniat untuk menutup pinjaman saya.

Waktu itu saya sudah transfer sejumlah uang untuk menutup pinjaman saya. Namun, demikian saya berubah pikiran karena setelah diskusi dengan salah seorang marketing Bank Muamalat saya terkejut bahwa meskipun pinjaman saya lunasi di awal saya tetap harus membayar pinjaman tersebut seluruhnya beserta dengan bagi hasil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Atau dengan kata lain, dilunasi dan tidak dilunasi jumlahnya sama (alasannya karena sistem pembiayaannya adalah seperti itu (saya tidak tahu apa nama stemanya). Apakah di dalam sistem bank syariah memang tidak ada/ tidak mungkin dilakukan tawar menawar atau mengubah akad karena beberapa kondisi). Allah SWT saja Maha adil dan maha pemurah.

Oleh karena itu uang sebagian saya ambil kembali dan saya mencicil seperti sediakala. Yang mengecewakan saya adalah, karena saya berada di luar negeri kadangkala terjadi keterlambatan.

Waktu itu saya diberitahukan telah terlambat 2 bulan dan akan diberi surat peringatan dan surat tersebut akan di-cc kan ke pejabat di kantor saya. Pemberitahuan tersebut dikirim melalui SMS pada tanggal 19 November 2008 (tidak ada etika sama sekali, apakah begitu sedikitnya (bakhilnya) anggaran untuk pelayanan sehingga untuk pemberitahuan hal yang penting pun hanya lewat SMS).

Setahu saya, saya sudah membayar tunggakan tersebut, dan saya menelepon Saudara SF yang mengatakan bahwa saya merasa sudah membayar. Tapi, dia berkata bahwa pihak bank belum menerimanya (dengan perkataan kurang sopan, "hingga detik ini").

Saya juga merupakan nasabah bank lain. Namun, apabila terjadi keterlambatan saya tidak pernah diperlakukan seperti ini (apalagi dilaporkan ke pejabat di kantor). Padahal jumlah pinjamannya lebih besar. Saya kecewa dengan pelayanan Bank Muamalat.

Novita Sakundarini
Banteng Permai No 21
Jl Kaliurang Km 8 Yogyakarta
novitas73@yahoo.com
60163751603



Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait