Keluhan
Hari Sabtu kemarin (15 Oktober 2008, malam minggu), kami berempat ke Starbucks Oakwood, Mega Kuningan. Kami ngobrol di bangku luar karena ada rekan saya yang merokok. Saat itu ada juga beberapa kelompok orang yang nongkrong di Startbucks sambil ngobrol selain kami. Namun, sekitar jam 12 mereka semua bubar. Tinggal kami berempat di situ. Pelayan Starbucks saat itu adalah wanita sekitar 4 orang (waitress). Kami ngobrol hingga sekitar jam 12 lewat. Para pelayan wanita tadi terlihat membereskan meja-meja dan mematikan lampu ruangan Starbucks. Namun, para pelayan tersebut tidak langsung pulang melainkan ngobrol di dalam kafe (kami di luar).
Salah seorang rekan saya yang melihat mereka masih di dalam. Padahal lampu sudah gelap. Lalu, bertanya pada kami, "apakah mereka (waitress) itu nunggu kita? Gak enaklah kita nongkrong lama sebab mereka wanita harus pulang dini hari". Namun, rekan saya lainnya mengatakan tidak. Akhirnya kami lanjutkan ngobrol hingga jam satu dini hari. Baru kami bubaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kami berpikir. Betapa pelayanan mereka yang sangat sabar menunggu kami. Sedangkan kami tidak tahu kalau sedang ditunggu. Padahal mereka wanita harus pulang dini hari. Pengalaman saya di kafe/ resto lain kalau sudah mau tutup mereka akan bilang bahwa mereka mau tutup beberapa menit lagi. Berbeda dengan Starbucks oakwood ini.
Salut untuk Starbucks Oakwood. Khususnya pelayan-pelayan wanita tersebut yang sudah memberikan pelayanan terbaik hingga mereka rela menunggu kami selesai. Mereka pantas mendapatkan reward atas pelayanan dan pengabdiannya kepada Starbucks.
Rizal
Sudirman Jakarta
ibnurizal@gmail.com
081932888795
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































