Keluhan
Kejadian ini baru pertama kali saya alami. Jujur saja saya pernah mendengar tentang istilah Cyber Crime dan pengkloningan ATM atau kartu kredit. Saya sengaja posting di sini karena pihak BRI sangat tidak bertanggung jawab dan tidak kooperatif dengan masalah yang saya alami.Saya baru menaruh dana 2 juta rupiah pada rekening BRI saya yang baru akan diuangkan nanti setelah tiba di kampung halaman. Saya sempat lakukan transaksi 2 kali pada tanggal 28 September 2008 di ATM BRI Kantor Cabang Pembantu (KCP) Muntilan untuk pembayaran PLN dan penarikan tunai melalui ATM. Namun, hari ke-2 Saya ingin melakukan penarikan kembali. Transaksi yang saya lakukan di tolak dengan alasan "Saldo anda tidak mencukupi".
Setiba kembali di Jakarta saya langsung mendatangi BRI Kantor Cabang di mana Saya menyetorkan uang sebelumnya yaitu BRI KCP Gongseng Jakarta Timur. Ternyata jawaban dari Customer Service adalah uang saya sudah ditarik melalui transaksi ATM dan SMS. Bagaimana bisa? ATM ada di tangan saya dan tidak ada yang mengetahui pin saya dan juga BRI tidak memiliki SMS banking.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak BRI hanya berkata dengan santai mengatakan bahwa "ini memang sudah sering terjadi dan uang Ibu tidak akan kembali" tanpa sama sekali peduli dengan kejadian yang saya alami. Layanan macam apa ini. Pihak BRI sadar betul sudah sering terjadi hal seperti ini. Namun, sama sekali tidak ada antisipasi atau pemberian jaminan keamanan kepada nasabahnya? Saya sangat kecewa dengan layanan seperti ini.
Untuk mencari tahu siapa dan kapan transaksi ini terjadi saya diminta membuat surat laporan melalui Polda Metro Jaya dan Pihak BI. Jadi, saya yang dirugikan. Saya pula yang harus repot? Benar-benar layanan yang sangat buruk. Semoga kejadian ini tidak dialami oleh bank atau nasabah lain. BRI tidak layak dijadikan tempat menyimpan uang karena layanannya buruk tanpa ada jaminan keamanan.
Titis Octavia Dewi
Cibubur Jakarta Timur
cantiquetiezing43@gmail.com
02170651398
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































