Keluhan
Lebaran waktunya berkumpul bersama keluarga. Demi kenyamanan dalam perjalanan saya memilih maskapai Garuda. Tanggal 28 September 2008 saya melakukan perjalanan CGK - PLM dengan GA 122. Jadual penerbangannya pukul 19:45 diundur dengan pemberitahuan menjadi pukul 20:55. Ternyata Garuda yang katanya maskapai nomer wahid di Indonesia bisa juga ya delay dengan alasan "operasional" yang tidak jelas itu. Okelah, kalau memang alasan operasional.
Lalu pada tanggal 5 Oktober 2008 saya kembali menggunakan Garuda tujuan PLM - CGK dengan GA 123 yang jadualnya 17:10. Sebelum berangkat saya pastikan lagi dengan Call Center garuda bahwa penerbangan GA 123 on schedule.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kalau tidak salah jika pesawat delay lebih 1 jam maka kita akan mendapatkan kompensasi snack atau makan malam (menurut Bapak Menteri Perhubungan kalau tidak salah). Saya pun iseng bertanya ke petugas Garuda setempat dan mereka bilang, "iya, nanti kita informasikan".
Garuda oh Garuda. Sampai pesawat landing di Cengkareng para penumpang tidak diberikan kompensasi apa pun. Yang ada hanya kata maaf berulang-ulang yang cukup membosankan. Pantas saja dilarang terbang ke Eropa. Kinerja Garuda kalah sama maskapai asing.
Imam
Pondok Labu Jakarta Selatan
i_rizky@yahoo.com
7532488
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































