Keluhan
Sebelum Ramadhon lalu kebetulan saya naik kereta dari Gambir tujuan Surabaya. saya mengantri lama dan ternyata saya kehabisan tiket. Masih ada lebih dari 75 orang yang mengalami nasib sama seperti saya. Saat itu Petugas (Keamanan) menyarankan saya untuk membeli tiket berdiri atau mereka sebut dengan tiket Sublisi. Karena Sudah malam dan siang harus sudah di Surabaya saya pun menuruti petugas tadi dan saya beserta banyak orang lainnya disuruh langsung ke lantai 3 tempat kereta berangkat.
Ternyata di sana sudah ada beberapa petugas yang stand by untuk melayani pembelian tiket berdiri tersebut. Harga tiket sama dengan tiket normal Rp 250,000. Saya langsung membayar ke petugas dan tiket pun saya dapat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saya ingin menanyakan apakah memang benar tiket tersebut resmi. Jangan-jangan itu adalah sambilan dari para petugas. Kalau dihitung minimal 50 orang saja x 250,000 = 12,500,000. Itu satu kereta.
Kalau sehari ada 10 Kereta jarak jauh dan tiap kereta bisa ambil 50 orang. Bayangkan. Nominalnya mencapai ratusan juta rupiah. Sampai sekarang pun tiket tersebut masih saya simpan rapi.
Choirul Anam
Ketintang Wonokromo Surabaya
anam_imm@yahoo.com
081230205005
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































