Keluhan
Semua orang di dunia ini pastinya makan untuk memenuhi kebutuhan tubuhnya. Sangat di luar logika manusia jika ada manusia di bumi ini yang tidak pernah makan. Untuk itu sudah sepantasnya kita sebagai konsumen perlu adanya kehati-hatian dalam mengkonsumsi makanan yang ada di lingkungan kita. Akhir-akhir ini semakin marak daging gelonngongan maupun ayam tiren (mati kemaren). Tentunya di lingkungan kita masih banyak ditemukan makanan yang tanpa label Badan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) seperti usaha-usaha kecil-kecilan di seputaran tempat tinggal kita.
Kita sebagai konsumen harusnya lebih jeli dan teliti dalam pemilihan makanan. Jangan terlalu melihat tempat penjualnya karena kita tidak tahu menahu apa di balik itu semua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut pengamatan saya ayam yang sudah expired tersebut sengaja dibumbui agar dapat dijual kembali. Bumbunya digunakan untuk menutupi bau ayam tersebut. Diharapkan BPOM serta Dinas Perdagangan dan Perindustiran tidak hanya meneliti di pasar-pasar kecil saja. Seperti akhir-akhir ini terjadi di Kendari Sulawesi Utara yang menemukan daging ayam busuk yang masih dijual di Pasar Tradisional Mandonga.
BPOM juga harus meneliti pusat perbelanjaan besar sekalipun. Jangan hanya memberi label semata. Tetapi, harus tetap menyelidiki serta memperhatikan kegiatan produksi makanan tersebut.
Jangan hanya meneliti di Usaha Kecil Menengah (UKM) seperti pasar-pasar kecil. Tetapi, juga harus bekerja ekstra keras di pusat perbelanjaan besar. Jangan sampai ada lagi makanan membahayakan kesehatan manusia yang mengonsumsinya.
Tumpal P Sinambela
Jl Godean Km 4 Yogyakarta
ivan_xxx00@yahoo.com
085276592228
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































