Keluhan
Saya adalah pemegang kartu kredit BNI Classic. Saya merasa tertipu oleh penawaran kartu kredit BNI yang dulunya dijanjikan free iuran tahunan di tahun pertama. Karena ketika saya menerima lembar tagihan pertama kali pada bulan Agustus 2008 ini terdapat tambahan iuran tahunan. Padahal awalnya saya ditawarkan bebas iuran tahunan. Ketika saya menerima kiriman kartu saya ditelepon oleh marketing BNI untuk memastikan bahwa kartu telah saya terima. Waktu itu dijelaskan bahwa nanti akan ada iuran tahunan.
Ini sudah berbeda dengan penawaran di awal bahwa saya bebas iuran tahunan.
Akhirnya saya tolak dan tidak akan saya aktifkan saja kartu kredit yang saya terima.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian saya aktifkan kartu kredit. Yang saya kagetkan adalah tetap saja saya ditagih iuran tahunan. Padahal transaksi saya dalam bulan pertama saja lebih dari 4 juta. Saya kemudian telepon ke Call Center BNI untuk complain masalah ini.
Namun, mereka menjawab bahwa saya kena iuran tahunan berdasarkan analis kartu kredit mereka. Dan informasi bebas iuran tahunan ini bisa jadi karena si marketing kartu kredit ingin mendapatkan point karena berhasil mendapatkan customer.
Apa pun alasannya saya juga tidak mau tahu. Jelas ini kesalahan karyawan. Saya juga meminta mereka cek rekaman percakapan orang BNI yang menelepon saya sebelum saya aktifkan kartu. Karena dalam percakapan itu jelas mereka menawarkan bebas iuran tahunan.
Tetapi, kata Call Center mereka hanya ada catatan tidak ada rekaman. Nah, kalau seperti itu jelas bisa jadi omongan dan yang dicatat bisa berbeda pula. Saya sangat menyayangkan hal ini.
Terus terang dalam hal ini saya merasa dirugikan karena telah dijebak oleh para marketing kartu kredit BNI. Dan saya tidak akan membayar tagihan kalau masalah iuran tahunan ini tidak diselesaikan oleh BNI.
Saya minta solusi bijak dari BNI. Silahkan kontak saya. Mohon berhati-hati terhadap penawaran para marketing kartu kredit.
Yuda Wicaksana Putra
Perum Sinar Soto Sawah Indah B2 Yogyakarta
yuda@inspiraindonesia.com
08112502999
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































