Keluhan
Saya ingin meluruskan klaim yang ditulis oleh Saudara Budi dalam Surat Pembaca tanggal 15/09/08 tentang harga Pertamax. Artikel yang Sdr Budi kutip dari www.fuelwatch.com hanyalah membicarakan benchmark prices atau harga grosir dan bukan membicarakan tentang harga retail yang dibayar oleh konsumen biasa. Ada tertulis pada paragraf pertama bahwa benchmark price tidak meliputi biaya freight, asuransi, dan lain-lain. ("It is important to note benchmark prices do not include freight, insurance, transport costs and wholesale and retail margins, which are also added to reach the final retail price."). Menurut pernyataan ini harga retail atau harga yang tertulis di pompa bensin setempat haruslah lebih tinggi daripada harga benchmark AU$0.84.
Sebagai tambahan fakta lain bahwa harga retail bensin setaraf Pertamax di Singapura adalah SG$1.81 (+-Rp 12.000) dikutip dari http://www.shell.com/home/content/sg-en/shell_for_motorists/fuels/discounts/price_board_0720.html.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saya tidak tahu bagaimana mark up dari perusahaan minyak di Singapura dan Australia menghitung kenaikan harga dari 84 sen sampai ke harga retail yang begitu tinggi. Saya juga tidak tahu juga bagaimana Pertamina menghitung biaya-biaya tersebut. Tetapi, saya hanya ingin meluruskan perbedaan antara harga retail dan harga grosir.
Martin
Kelapa Gading Jakarta
martin_tamb@email.com
0817771424
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































