Keluhan
Minggu, 7 September 2008 sore istri saya membeli gas elpiji 3 kg Pertamina dari toko setempat. Setelah sampai di rumah tabung langsung dipasang. Tapi, anehnya saat regulator dipasang ternyata gas bocor dan langsung keluar dari lubang output gas. Setelah saya teliti ternyata pada lubang output gas di tabung tersebut tidak ada seal karet yang menahan gas supaya tidak bocor. Oleh karena seal tidak ada maka tabung kami kembalikan.
Dari informasi penjual ternyata di hari itu ada 4 komplain dengan kasus yang sama (wow betapa cerobohnya Pertamina). Kalau di luar negeri kasus fatal seperti ini pasti sudah mendapat perhatian dan permintaan maaf pada masyarakat sebab membahayakan nyawa manusia dan orang banyak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi, kalau di Indonesia silahkan anda amati perkembangannya, Komplain fatal seperti ini pasti tidak akan dapat tanggapan serius. Solusi akal-akalan dengan mencopot karet seal dari tabung lama dan dipasang di tabung baru memang kelihatan mudah tapi apakah dengan begitu urusannya selesai.
Hal yang dianggap kecil ini adalah hal yang dianggap besar bila kita bekerja dengan perusahaan yang profesional. Tapi, kalau dengan perusahaan yang ngakunya besar tapi amatir tentunya masalah ini ya cuma dijawab (harap maklum, human error).
Nah, jawaban seperti apa yang bisa diberi pertamina. Silahkan kita lihat (bila di tanggapi). Bila anda ada keluhan yang sama pada pelayanan publik jangan sungkan untuk menyampaikannya sebagai koreksi untuk perbaikan kondisi negeri kita.
Marika
Sono Indah Utara II Gg 2/9 Buduran Sidoarjo
the_silent@gawab.com
03171380756
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































