Keluhan
Sangat mengkagetkan sekali kalau direksi Pertamina berani menyatakan bahwa biaya pokok (harga keekonomisan) Elpiji Pertamina sebesar Rp 11,400/ kg. Padahal elpiji dengan kualitas nomor 1 di dunia yang diproduksi oleh (CP) Aramco Arab Saudi saja baru diperdagangkan di US$ 800/ ton = Rp 7320/ kg di pasar elpiji international pada bulan September 2008 ini. Detail di http://www.lpgaustralia.com.au/displaycommon.cfm?an=1&subarticlenbr=11Jadi biaya pokok (harga keekonomisan) elpiji Pertamina @ Rp 11,400 tersebut lebih mahal 56% dibandingkan harga elpiji (CP) Aramco Arab Saudi. Padahal kualitas elpiji Pertamina masih di bawah kualitas elpiji (CP) Aramco Arab Saudi.
Mudah-mudahan informasi ini dapat menjadi masukan bagi DPR/ pemerintah untuk segera memanggil direksi-direksi Pertamina untuk mempertanggungjawabkan perhitungan biaya pokok elpiji Pertamina @ Rp 11,400/ kg yang sudah di-mark up sana-sini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rawamangun Jakarta
merty2772@yahoo.com
4891054
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































