Kemudian Ruang Pelayanan Informasi Publik Terinovatif (Gold), Pengelolaan dan Penyajian Informasi Publik (Silver), Best Leader Supporting PR dan Communication (Gold), Best City Branding (Silver), Terpopuler di Media Online 2019 dan Platinum AHI 2019 Kategori Pemerintah Daerah.
Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah didampingi Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin, menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih atas bimbingan dari PR Indonesia selama ini. Dengan penghargaan yang diterima, Wali Kota berharap dapat memotivasi semua elemen yang terlibat untuk bisa bekerja lebih baik lagi dalam menyampaikan program-program pemerintah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait penghargaan kategori Best Leader Supporting PR dan Communication (Gold) yang diterima olehnya, Arief merasa penghargaan tersebut lebih layak untuk rekan-rekan Humas dan Kominfo. Keberhasilan ini pun, diharapkan Arif dapat memotivasi rekan-rekan Humas dan Kominfo untuk terus melakukan inovasi, mengembangkan komunikasi dengan masyarakat.
Terus berinovasi
Arief menegaskan, penghargaan yang diraih Kota Tangerang akan memacu teman-teman Humas dan Kominfo dalam memberikan terobosan sehingga masyarakat mampu menerima informasi dan berperan dalam pembangunan daerah. Menurut Arief, salah satu indikator keberhasilan pembangunan daerah bisa terlihat dari inovasi pelayanan publik dan keterbukaan informasi.
Konsep Smart City yang mulai dijalankan Pemerintah Kota Tangerang sejak awal tahun 2016 melalui pembuatan Tangerang LIVE Room dan sejalan dengan visi Tangerang LIVE yang merupakan akronim dari Liveable, Investable, Visitable, dan E-City berbasis teknologi.
Di bawah kepemimpinannya, Kota Tangerang terus memperbaiki diri. Kota yang dulunya dikenal sebagai Kota Industri itu kini sedang dalam perjalanannya menuju Kota Seribu Industri Sejuta Jasa. Dengan semangat Tangerang LIVE, kota paling strategis di Indonesia yang setiap harinya kedatangan 6,6 juta orang hilir mudik di Bandara Internasional Soekarno Hatta tersebut tumbuh dinamis dan makin menarik.
"Konsep Tangerang LIVE yang telah berkembang lima tahun ini telah menunjukkan beberapa hasil yang dapat dinikmati khususnya untuk warga Kota Tangerang," ucap Arief dalam acara pembukaan yang berlangsung di hotel Allium, Kota Tangerang.
Lebih jauh, Arief mengatakan, untuk menyebarluaskan program-program pemerintah tentunya diperlukan beberapa strategi agar keberhasilan suatu program sesuai dan tepat sasaran.
"Strategi Pemkot Tangerang melalui berbagai media baik cetak, elektronik maupun online. Kunci keberhasilan dimana seluruh unsur kehumasan bisa bersinergi menyampaikan program pemerintah," sambungnya.
Humas Tangerang jadi role model
Sementara itu, Founder sekaligus CEO PR Indonesia Asmono Wikan mengatakan, lahirnya Anugerah Humas Indonesia (AHI) berawal dari dorongan agar humas pemerintah terus berkembang. Hingga akhirnya, humas menjadi fungsi strategis manajemen bagi instansinya masing-masing. Anugerah Humas Indonesia dihadiri oleh 27 Institusi, seperti Kupang, Makassar, Bone, Jogja, Semarang, Lombok, Pasuruan, dan masih banyak lagi.
Asmono menyampaikan terpilihnya Kota Tangerang sebagai tuan rumah lantaran cita-cita kehumasan yang sudah diterapkan di Kota Tangerang. Sehingga tak berlebihan jika Humas Pemkot Tangerang jadi role model bagi daerah lain.
"Kota Tangerang aktif dalam kegiatan lintas kehumasan serta berprestasi. Posisi Kota Tangerang yang strategis dengan adanya bandara dan sejumlah akses jalan tol serta hasil diskusi-diskusi dengan Wali Kota Tangerang, itulah tiga alasan tercapainya kesepakatan gelaran AHI di Kota Tangerang," jelasnya.
Untuk itu, Asmono berharap event AHI dapat mengubah dan membuka cara pandang para pemimpin daerah terhadap peran dan fungsi humas pemerintah bagi daerah mereka.
Sekadar diketahui, Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2019 yang dihadiri oleh insan humas se-nusantara ini merupakan event yang kali pertama diselenggarakan oleh Humas Indonesia bagian dari PR Indonesia Group. Acara yang mengusung tema "Sinergi Membangun Reputasi" ini bekerja sama dengan Pemerintah Kota Tangerang. Agenda dimulai dengan sesi konferensi dan dibuka oleh founder dan CEO Humas Indonesia Asmono Wikan. (idr/idr)