Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Dieng Surip mengatakan, dua cctv di Kawah Sileri mati. Setelah dilakukan pengecekan, dua aki yang digunakan untuk menghidupkan cctv hilang.
"Hilangnya kemarin, tetapi baru ketahuan hari ini. Jadi sekarang untuk sementara cctv di Kawah Sileri mati," ujarnya saat dihubungi detikcom, Kamis (21/3/2019).
Pihaknya menuturkan akan segera mengganti aki tersebut. Sehingga, pemantauan kondisi kawah Sileri terus bisa dilakukan. Meskipun, sejak terjadi letusan freatik pada April 2018 lalu, kondisi kawah terus stabil.
"Sampai sekarang kondisi kawah aman, tidak ada tanda-tanda letusan. Tetapi, pengamatan harus terus dilakukan. Harganya dua aki ini sekitar Rp 3 juta," terangnya.
Kapolsek Batur Polres Banjarnegara AKP Agung Setyawan membenarkan adanya pencurian aki di Kawah Sileri. Dari 4 aki yang ada di kawah tersebut, dua di antaranya hilang.
"Kami masih melakukan penyelidikan terkait hilangnya aki yang ada di kawah Sileri ini," tuturnya.











































