"(Pendidikan tinggi) Memang butuh cara baru, kemudian pendekatan baru, semangat baru. Kampus itu adalah tempat sumber kreativitas harus hidup, pembaharuan harus hadir. Oleh sebab itu, salah satu pihak, sosok yang bisa mendorong semangat itu adalah anak muda, kelompok milenial itu," ujar Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, saat dihubungi, Senin (12/11/2018).
Dahnil menjelaskan, jika kursi Menristekdikti diisi kaum milenial, maka diharapkan komitmen akan adanya pembaharuan-pembaharuan dalam riset, teknologi, dan pendidikan tinggi di Indonesia dapat diwujudkan. Sehingga ke depan, dapat mendukung perkembangan teknologi, ekonomi, dan politik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi mereka ingin menjadikan pengetahuan itu basis pembangunan di Indonesia dan itu bisa digerakkan oleh anak muda," imbuh Dahnil.
Selain itu, kata Dahnil, Prabowo-Sandiaga selama ini memang berkomitmen untuk membuka jalan bagi kepemimpinan anak muda.
"Komitmen Pak Prabowo-Sandi itu ingin membuka jalan bagi kepemimpinan anak muda, kemudian membangun tradisi pembaharuan, progresivitas, yang itu menjadi watak dasar model kepemimpinan Pak Prabowo dan Bang Sandi," katanya.
Lantas, siapa sosok milenial yang mumpuni sebagai menristekdikti?
"Banyak. (milenial) Yang dari kampus, yang doktor. Dan itu tentu hak prerogatif dari Pak Prabowo dan Bang Sandi nanti. Saya S3, kemudian anak-anak yang lain juga S3, Faldo S2. Banyak lah. Banyak yang berlatar belakang doktor baik dari dalam maupun luar negeri, emang dari kampus, jadi paham betul kehidupan kampus, paham betul penelitian," tutur Dahnil.
"Saya pikir kuncinya bukan pada orang perorangnya tapi pada komitmen untuk menghadirkan pembaharuan," sambungnya.
Sandiaga sebelumnya bicara soal alokasi menteri bila memenangi Pilpres 2019. Sandiaga berjanji menunjuk Menpora dan Menristekdikti dari kalangan milenial.
"Siapa yang mengerti milenial? Ya milenial itu sendiri. Dengan angka sebesar 130 juta milenial ini menjadi pasar yang begitu kuat. Tapi tergantung kalian (milenial) sendiri, mau jadi pemain atau hanya menjadi pasar? Saya berjanji untuk memberikan kursi menteri pada milenial. Salah satunya Menpora dan Menristek," ujar Sandi di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (10/11).
Simak Juga 'Sandi 'Ngeles' Ditanya soal Draf Aliansi, Pilih Bicara Ekonomi':












































