"Masyarakat banyak sekali yang tidak mengenal dan tidak mengetahui isu-isu pelanggaran berat HAM masa lalu, khususnya yang masih banyak penyimpangan sejarah oleh pemerintah masih belum diungkap yang sebenar-benarnya oleh pemerintah," ucap Dimas Bagus Aryasaputra yang mengaku sebagai staf Divisi Pemantauan Impunitas KontraS di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (30/9/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu dia berharap pemerintah dapat memberikan langkah nyata penyelesaian tersebut dengan adil. Dia menegaskan penuntasan itu harus melalui mekanisme pengadilan.
"Kita--sebagai pendamping korban HAM masa lalu--selalu berharap keadilan dan kebenaran itu diungkap dengan mekanisme penyelesaian pengadilan, pembentukan pengadilan HAM, dan pengadilan HAM adhoc," ucapnya.
Kenang Peristiwa G30S/PKI, Kunjungi 4 Wisata Bersejarah Ini, tonton videonya di sini:
(dhn/dhn)
Hoegeng Awards 2025
Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini