Asep Pupu (28) mengaku kurang setuju dengan wacana tersebut. Menurutnya hal itu adalah sebuah solusi yang kurang tepat jika diterapkan atau diuji coba.
"Ya, percuma saja kalau dari atasnya tidak ada pembatasan kendaraan. Kalau solusi macet seperti itu saya rasa kurang cepat," ucap karyawan swasta itu, Jumat (28/9/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang kan banyak orang yang punya kendaraan lebih dari satu, itu plat nomornya satu bisa ganjil satu lagi genap. Atau satu kendaraan dua plat nomor," katanya.
Pupu berharap solusi kemacetan bisa ditekan dari kebijakan nasional mengenai pembatasan kepemilikan kendaraan. "Atau bisa contoh luar negeri. Di sana harga kendaraan mahal sehingga orang lebih pilih transportasi umum. Saya rasa kalau itu diterapkan tidak hanya solusi macet untuk Bandung saja, tapi seluruh Indonesia," ucapnya.
Tak jauh berbeda diungkapkan Zuly Istiqomah (27). Ia kurang setuju dengan wacana tersebut karena jalan di Kota Bandung kecil sehingga bisa terjadi penumpukan di jalur alternatif.
"Bisa jadi ini hanya memindah kemacetan dari satu titik ke titik lain. Karena nanti kemacetan bisa semakin parah di jalur alternatif," katanya.
Meski begitu ibu anak satu ini mempersilakan pemerintah untuk melakukan uji coba. "Kalau sekadar uji coba enggak masalah. Nanti kan ada evaluasi, efektif atau tidak ganjil genap itu," ujarnya.
Ia berharap jika nantinya pemerintah resmi melakukan uji coba, bisa menerapkan jalur ganjil genap di lokasi yang benar-benar dianggap titik kemacetan.
Sementara itu M Mauludy (46) mengaku sangat mendukung wacana tersebut. Sebab bagi dirinya yang seorang sopir angkot hal itu bisa menguntungkan karena kemacetan bisa berkurang dan warga akan mulai menggunakan transportasi umum.
"Kalau saya mah setuju-setuju aja. Nanti kan orang bisa pilih naik angkot karena kendaraannya tidak sesuai hari ganjil genap. Asalkan itu konsisten dan tegas saya setuju," ujar sopir angkot ST Hall-Gedebage.
Seperti diketahui pemerintah dalam waktu dekat akan melakukan kajian dan uji coba aturan ganjil genap. Wali Kota Bandung Oded M Danial sangat mendukung dan ingin segera dilakukan uji coba.
Tonton juga 'Ini Alasan Ganjil Genap Asian Games Sukses Berat':
(tro/mud)











































