"Kita akan melakukan cara bertindak. Sudah dikoordinasikan dengan Polda Jabar nanti untuk akses keluar tol yang menuju Kota Bandung melalui Pasteur akan kita kurangi. Dialihkan menggunakan gerbang tol lain di Pasir Koja atau pintu tol lainnya," ujar Kasatlantas Polrestabes Bandung AKBP Agung Reza Pratidina di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Rabu (8/8/2018).
Kawasan Pasteur menjadi titik sentral kirab obor. Dari Pasteur, obor akan dibawa dengan cara berlari menuju ke Gedung Sate.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebelum masuk memutar dulu di Gedung Sate. Total jaraknya 7,6 kilometer," kata Agung.
Agung menyatakan sejauh ini belum ada rencana penutupan jalan dengan waktu lama meskipun obor akan dibawa melalui jalan arteri. Penutupan arus lalu lintas, dilakukan secara situasional.
"Situasional saja hanya saat obor melintas," kata dia.
Untuk personel, pihaknya mengerahkan 1.400 personel untuk mengamankan kegiatan kirab obor. Anggota polisi lalu lintas (Polantas) akan ditempatkan di titik-titik yang berpotensi rawan kemacetan.
"Untuk pengawal yang lari dari panitia. Kita hanya mengamankan jalur saja," ucap Agung. (dir/ern)











































