Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, kebarakan di perairan Teluk Balikpapan tersebut berhasil diatasi oleh Pertamina RU V pada Sabtu (31/3). Api yang timbul berhasil pukul 11.00 Wita itu berhasil dipadamkan pukul 12.00 Wita.
"Berkoordinasi dengan BPBD Balikpapan, Chevron, dan Pertamina Hulu Mahakam, Pertamina berhasil memadamkan kebakaran dalam waktu singkat dan mencegah meluasnya kebakaran ke area lain," kata Setyo Wasisto yang menyampaikan keterangan tertulis dari PT Pertamina kepada detikcom, Minggu (1/4/2018).
Setyo mengatakan, Pertamina mengucapkan terima kasih seluruh pihak yang telah bekerjasama dalam penanggulangan kebakaran tersebut dan mengimbau masyarakat agar tidak panik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, hasil pengecekan terhadap seluruh instalasi Pertamina yang melintasi Teluk Balikpapan, hingga saat ini tidak ditemukan kebocoran. "Pipa bawah laut Pertamina dari Terminal Lawe-Lawe hingga saat ini masih menyalurkan minyak mentah ke Kilang Balikpapan, dan lokasi pipa berada jauh dari titik kebakaran," kata Setyo.
Selain itu, lanjut Setyo, minyak yang tumpah ke perairan itu dinyatakan sebagai bahan bakar kapal. "Hasil uji laboratorium yang dilakukan Pertamina terhadap sampel ceceran minyak dari 2 lokasi berbeda, dinyatakan sebagai fuel oil (bahan bakar kapal) di mana jenis bahan bakar tersebut tidak diproduksi di Kilang Balikpapan," katanya.