Ibu Asuh Bocah M Mengaku Tinggal di Hotel untuk Kemanusiaan

Ibu Asuh Bocah M Mengaku Tinggal di Hotel untuk Kemanusiaan

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Jumat, 16 Mar 2018 13:21 WIB
Foto: Ibu asuh yang diduga anak di Hotel Le Meridien. (Kanavino Ahmad Rizqo/detikcom)
Jakarta - CW mengaku merawat lima orang anak di Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat, karena alasan kemanusiaan. Dia juga menegaskan tak melakukan kekerasan terhadap salah satu anak asuhnya, M alias F (14).

"Saya pelihara anak-anak cuma untuk kemanusiaan, nggak ada yang lain," kata CW di Mapolda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (16/3/2018).


CW lalu memaparkan kondisi keluarga dari beberapa anak yang diasuhnya. Dia menyebut ada salah satu ibu anak asuhnya yang meninggal karena mengidap HIV.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya kasih tahu ibunya ini di Sumba Barat, sudah kawin benar sama polisi. Waktu penyerahannya juga neneknya ada sama saya waktu itu. Tapi nggak ditanya polisi. Anak kedua, ibunya ngaku pekerja seks komersial (PSK) dan benar PSK dan sakit HIV. Kemarin saya cek. Boleh catat. Kampung Rawa 2 nomor 31. Ternyata ibunya sudah meninggal karena HIV. Jalan sendiri malam-malam," tutur dia.

Selain itu, CW juga menerangkan orang tua dari salah seorang anak asuhnya juga dalam kondisi yang secara fisik sudah mulai susah bicara. Atas alasan itu, dia merawat anak-anak di hotel.


CW merasa difitnah dengan informasi yang berkembang soal dugaan kekerasan. Dia bahkan mengaku stres dengan segala tudingan tersebut.

"Katanya nyiksa, katanya nyekap, itu nggak benar sama sekali. Boleh dibuktikan sendiri. Padahal ibu masing-masing dikasih alamatnya, jadi nggak satu pihak. Ini satu pihak sehingga saya stres dan kok aneh begini, terus pada itu ditanya anak saya sudah diambil, tanpa seizin saya, untung Siti nggak mau masuk kamar. Karena ditulisnya anak disekap kamar. Ini mau herangkat semua ke luar negeri jalan-jalan. Ditulisnya mau jual anak. Sama sekali (tidak), boleh ngecek," jelas CW.

CW saat ini telah berada di Mapolda Metro Jaya untuk diperiksa penyidik. Laporan kasus ini diterima polisi dari Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI).

[Gambas:Video 20detik]

(knv/idh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads