Gelar Sarasehan Nasional, PPI Dunia Bahas Indonesia Emas 2045

Gelar Sarasehan Nasional, PPI Dunia Bahas Indonesia Emas 2045

Jabbar Ramdhani - detikNews
Senin, 12 Mar 2018 09:19 WIB
Acara Sarasehan Nasional PPI Dunia di Jakarta (Foto: Dok. PPI Dunia)
Jakarta - Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) se-Dunia menggelar Sarasehan Nasional 2018. Koordinator PPI Dunia, Pandu Utama Manggala, berharap agar acara ini dapat menjadi ajang bertukar ide bagi para cendekiawan muda untuk membangun Indonesia.

"Sebagai sebuah negara yang diramalkan akan menjadi salah satu kekuatan global di masa depan, Indonesia perlu mendayagunakan potensinya untuk mewujudkan agenda-agenda dan komitmen pembangunan, 2045 tinggal 27 tahun lagi, dan sudah saatnya pemuda merumuskan strategi mencapai visi tersebut," kata Pandu dalam keterangan tertulisnya, Senin (12/3/2018).


Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan jadi tamu kehormatan pada sesi pembukaanGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan jadi tamu kehormatan pada sesi pembukaan (Foto: Dok. PPI Dunia)

Sarasehan ini digelar pada Sabtu (10/3) di Plaza Insan Berprestasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta. Acara ini digelar dengan mengangkat tema 'Peran Cendekiawan dalam Pembangunan menuju Indonesia 2045'.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sarasehan ini dibuat untuk menghimpun ide-ide konstruktif dari seluruh pelajar Indonesia. Diskusi dibagi dalam empat sesi yang terdiri dari sub-topik pilihan Kontribusi Aktif Pemuda, Akselerasi Indonesia Pintar, Langkah menuju Ekonomi Mandiri dan Pembangunan Infrastruktur, serta Indonesia Sehat 2045.

Gubernur DKI, Anies Baswedan turut hadir sebagai tamu kehormatan pada sesi pembukaan. Dalam sambutannya, Anies menekankan pemuda yang harus terus meneruskan tradisi penggerak dan memiliki mimpi yang tinggi untuk diri pribadi dan bangsa.


Anies juga mengingatkan agar para pelajar yang tengah menempuh studi di luar negeri, dapat meluaskan pergaulan dengan berbagai pihak dan bangsa serta menjadi duta-duta Indonesia.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno jadi salah satu pembicaraWakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno jadi salah satu pembicara (Foto: Dok. PPI Dunia)

Pembicara lain yang hadir dalam sarasehan ini ialah founder Foreign Policy Community of Indonesia Dino Patti Djalal, Kepala Biro PKLN Kemdikbud Suharti, Ketua Mata Garuda Danang Rizki Ginanjar, Ketua Ikatan Dokter Indonesia Prof. Ilham Oetama Marsis, dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.


Sejak didirikan pertama kali di Australia pada 2007, PPI Dunia kini telah berkembang menjadi organisasi pelajar yang kerap menginisiasi program-program yang kontributif untuk bangsa.

Ketua Panitia Sarasehan Nasional Michael Siagian mengatakan acara ini merupakan kegiatan akbar pertama di Indonesia untuk semakin meningkatkan jejaring PPI Dunia dengan stakeholders terkait di Indonesia. Selain itu untuk semakin menarik minat pelajar Indonesia untuk dapat memiliki mimpi meneruskan studi di luar negeri dan menjadi cendekiawan muda yang dapat membangun bangsa. (jbr/aik)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads