Iman tidak ingin ada pompa yang tak berfungsi saat digunakan. Sebab, sambungnya, anggaran Dinas SDA pada APBD 2018 mencapai Rp 3,4 triliun.
"Dari anggaran itu, Rp 800 miliar untuk pembangunan sarana saluran, sungai, dan kelengkapannya, Rp 552 miliar untuk pemeliharaan saluran, Rp 278 miliar untuk pembangunan tanggul, Rp 217 miliar untuk pengelolaan pompa, dan Rp 90,5 miliar untuk pembangunan waduk. Rp 217 miliar untuk pengelolaan pompa. Jadi, saya minta pompa harus siap semua," kata Iman saat dihubungi wartawan, di Jakarta, Senin (5/2/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Iman menjelaskan Dinas SDA DKI sudah harus memiliki data daerah mana saja yang diprediksi akan terkena banjir. Maka dari itu dia meminta penanganan banjir harus tuntas.
"Jadi, tak ada alasan lagi. Ini sudah bisa diprediksi karena kiriman. Saya minta di-mapping," tegasnya.
Iman juga meminta Dinas Bina Marga memeriksa pompa yang disiagakan di titik rawan. Dia juga ingin ada anggota dinas siaga dia underpass yang kerap kali terendam banjir.
"Untuk bina marga agar juga periksa pompa pompa dan orang-orangnya bertugas di underpass," katanya.
(idn/rvk)











































