"Berkat kerja sama anggota Buser, Reskrim, dan Intel, kami berhasil menangkap pelaku. Salah satu pelaku adalah oknum TNI aktif. Oknum TNI itu akan diperiksa Sub Denpom Blora," ujar Kapolres Grobogan AKBP Satria Rizkiano saat dihubungi detikcom, Minggu (21/1/2018).
Sekitar tiga jam setelah kejadian, polisi berhasil menemukan keberadaan mobil. Polisi juga telah mengamankan 4 orang pria yang ada di dalamnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kejadian terjadi di pertigaan Jalan Kauman dan Jalan MT Haryono. Korban sebelumnya naik sepeda motor dengan temannya Hervi Ari (22)," kata Paur Humas Polres Grobogan Aiptu Nurcahyanto kepada detikcom melalui pesan singkat.
Berdasarkan Info Satuan Reskrim Polres Grobogan, lanjut Nur, korban melaju dari arah selatan. Di belakangnya melintas mobil warna putih. Mobil mendekati dan memepet sepeda motor yang dinaiki Anang dan Herv.
Begitu berhasil mendekati korban dengan temannya, mereka kemudian cekcok adu mulut. Anang dan Hervi kemudian dianiaya.
"Teman korban Hervi berhasil melarikan diri ke arah selatan dan berteriak minta tolong. Teriakan Hervi membuat para penumpang mobil yang sedang menganiaya korban melarikan diri. Mereka masuk ke mobil dan tancap gas," terangnya lebih lanjut.
Warga kemudian membawa kedua korban ke RS Yakkum Purwodadi. Namun Anang akhirnya menghembuskan nafas terakhir saat perjalan ke rumah sakit. (sip/sip)
Hoegeng Awards 2025
Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini