Iran Kecam Serangan Udara Israel yang Tewaskan 7 Warga Palestina

Iran Kecam Serangan Udara Israel yang Tewaskan 7 Warga Palestina

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 31 Okt 2017 10:24 WIB
Iran Kecam Serangan Udara Israel yang Tewaskan 7 Warga Palestina
ilustrasi jet tempur (Foto: Getty Images)
Teheran - Pemerintah Iran mengecam serangan udara Israel yang menghancurkan sebuah terowongan di wilayah Jalur Gaza. Tujuh warga Palestina tewas dan belasan lainnya luka-luka dalam serangan itu.

"Rezim Zionis yang haus darah secara keliru berpikir bahwa dengan membunuh para pemuda Palestina, bisa mematahkan tekad mereka," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Bahram Qassemi seperti dilansir media Iran, Press TV, Selasa (31/10/2017).

Diimbuhkannya, kekejaman yang terjadi selama tujuh dekade tak bisa mematahkan tekad dan semangat rakyat Palestina.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya pada Senin (30/10), pesawat-pesawat perang Israel membombardir dan menghancurkan sebuah terowongan yang terhubung dari Jalur Gaza menuju wilayah Israel selatan.

"Terowongan diledakkan dari dalam wilayah Israel, dekat dengan pagar keamanan. Tindakan militer Israel sehubungan dengan pelanggaran kedaulatan Israel yang parah dan tak bisa diterima ini," kata juru bicara militer Israel, Jonathan Conricus kepada para wartawan.

Dilansir AFP, Selasa (31/10/2017), Ashraf al-Qudra, juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza pimpinan Hamas, mengkonfirmasi tujuh orang tewas dan 12 lainnya cedera.

Dua korban tewas berasal dari sayap bersenjata Hamas, Brigade Ezzedine al-Qassam. Sementara lima korban tewas lainnya berasal dari kelompok Jihad Islam yang juga beraliansi dengan Hamas. Kedua kelompok tersebut mengkonfirmasi korban tewas tersebut.

Dalam statemennya, Jihad Islam menyatakan bahwa terowongan tersebut merupakan "bagian dari kebijakan pencegahan untuk membela rakyat Palestina".

Sementara itu, gerakan Hamas mengkritik insiden tersebut sebagai upaya untuk merusak pembicaraan rekonsiliasi antara faksi-faksi Palestina. Hamas juga menekankan bahwa serangan Israel tersebut merupakan "perang baru terhadap rakyat Gaza". (ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads