"Kunjungi lapas, Pansus prokoruptor. Kunjungan tersebut menunjukkan Pansus Angket dibentuk tujuannya untuk memperjuangkan kepentingan koruptor," ujar Oce kepada detikcom, Jumat (7/7/2017).
Oce mengatakan rakyat pasti tidak rela uang pajak yang disetor ke negara digunakan DPR untuk membiayai anggaran hak angket KPK.
"Saya kira rakyat tidak akan rela Pansus menggunakan anggaran miliaran rupiah demi memperjuangkan aspirasi koruptor. Rakyat sekarang pasti bisa menilai tujuan angket hanyalah untuk melemahkan KPK dan, ujung-ujungnya, DPR akan bubarkan KPK. Ini cocok dengan aspirasi koruptor," tuturnya.
Oce menduga kedatangan wakil rakyat tersebut ke Lapas Sukamiskin untuk memperjuangkan aspirasi koruptor. Sehingga bisa menjadi alasan kuat di dalam hak angket KPK.
"Ketahuan deh belangnya, ternyata tujuannya untuk kepentingan koruptor," bebernya.
Oce mengatakan seharusnya anggota DPR menyadari bahwa korupsi merupakan kejahatan luar biasa. Sudah selayaknya hukuman berat dijatuhkan kepada koruptor.
"Tapi oleh DPR malah dibela. Inilah yang saya sebut dengan sikap Pansus yang tidak waras, karena bertentangan dengan nalar publik dan konstitusi. Jadi tidak salah kiranya saya menyatakan bahwa Pansus ini hanyalah perpanjangan tangan kepentingan koruptor," pungkasnya. (edo/rvk)











































