Ijab-kabul digelar di rumah Kuswoyo, Ketua RT I, Dusun I, Desa Karangendah, Kecamatan Lengkiti, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Minggu (2/7/2017). Selamet mengenakan baju hijau dan berpeci. Sedangkan Rohaya berkebaya kuning keemasan dan kerudung hitam dengan motif warna kuning.
Dalam video yang didapatkan detikcom dari warga setempat, Selamet tampak mengucap ijab-kabul dengan lancar. Kemudian penghulu bertanya kepada saksi-saksi, "Sah?" Saksi langsung merespons 'sah'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tepuk tangan dan sorak-sorai warga terdengar memenuhi ruangan yang minim penerangan itu. Suasana riuh rendah. Menumpahkan kegirangan, ada yang sampai berjoget di belakang mempelai. Di sisi lain, Selamet dan Rohaya tetap dalam posisi duduk, khusyuk dan sesekali tersenyum.
Selamet memberikan mahar uang Rp 200 ribu. Ia bersyukur telah menikah. Sebelumnya, remaja yang ditinggalkan orang tua karena bercerai ini khawatir dituding aneh-aneh karena beberapa waktu terakhir tinggal di rumah Rohaya.
"Alhamdulillah sudah resmi menikah. Kalau kemarin manggilnya 'bibi'. Sekarang saya panggil 'bunda' untuk menyesuaikan," kata Selamet saat dihubungi detikcom via perangkat desa setempat, Selasa (4/7). Selamet sesekali keceplosan menyebut bibi karena belum terbiasa. (try/fjp)











































