"Kalau memang mereka lewat situ, takut ada yang tidak bisa lewat karena ukuran badannya. Kita cek dulu, kan menjaga hal yang tidak diinginkan. Kalau dia nggak lolos, ya makanya lubang kita korek dan masih digali," kata Kadiv Pemasyarakatan Kemenkum HAM Bali Surung Pasaribu.
Surung menyampaikan hal ini di LP Kerobokan, Jl Tangkuban Perahu, Badung, Bali, Senin (19/6/2017). Ia menambahkan pembuatan lubang untuk alasan kemanusiaan dan, jika tidak ditemukan tubuh manusia, dipastikan keempatnya melarikan diri serta diduga masih berada di Bali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, kamera CCTV dan petugas yang berjaga ketika aksi kabur ala 'Prison Break' itu dilakukan diketahui bekerja seperti biasa. Ada 25 kamera CCTV yang beroperasi di seluruh LP Kerobokan dan hanya satu CCTV yang berada di dekat Poliklinik LP Kerobokan.
"Ada yang fokusnya tidak dapat. Kemungkinan mereka menghindari fokus CCTV. Kalau ada keterlibatan petugas atau warga binaan, pokoknya nanti ketahuan," ucap Surung. (vid/rvk)











































