Tidak diketahui sejak kapan akun tersebut ditangguhkan. detikcom sendiri mencoba membuka laman akun Facebook tersebut pukul 22.00 WIB, Minggu (28/5/2017), akun tersebut sudah tidak ditemukan.
"The page you requested not found," demikian tulisan yang tertera pada situs pencarian saat detikcom mencoba meng-klik link akun tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya berkat laporan dari teman-teman semua, Facebook 'Database Buronan Umat Islam' sudah terblokir (oleh Facebook)," ujar Fadil.
Akun tersebut memuat sejumlah foto tokoh-tokoh terkenal maupun masyarakat yang kritis terkait perbedaan SARA. Akun tersebut juga memposting sejumlah ujaran kebencian bernuansa SARA dengan menyertakan foto-foto pengguna Facebook.
Beberapa tokoh terkenal, seperti Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) juga disebut sebagai 'buronan umat Islam' dalam akun tersebut. Hal ini tentunya sangat mengganggu, sekaligus meresahkan karena dinilai dapat menimbulkan perpecahan.
Sejumlah netizen kemudian melaporkan akun tersebut ke pihak Facebook. Facebook memang memiliki sistem pengaman yang mengajak pengguna untuk ikut mengawasi postingan yang bernilai provokatif hingga yang berkonten kekerasan, dengan melaporkannya ke Facebook.
Meski telah diblokir, lanjut Fadil, pihaknya tetap akan menelusuri administrator akun tersebut. "Tetap kita telusuri dan sudah kita pegang datanya," tandas Fadil.
(mei/dnu)











































