Didin dianggap melanggar Pasal 78 ayat (5) dan atau ayat (12) jo Pasal 50 ayat (3) huruf e dan atau huruf m Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan. Ela Nurhayati (43), istri Didin, tak mampu membendung air mata.
Ela berharap pihak TNGGP memberikan keringanan agar suaminya bisa dibebaskan. Sebab Didin sebagai tulang punggung keluarga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ela berharap suaminya dibebaskan. Foto: Syahdan Alamsyah |
Sejak suaminya ditahan, Ela mengaku ekonomi keluarga terasa sulit. Ia menangis kala mengenang kegigihan Didin yang kadang rela berjualan hingga lewat tengah malam.
"Tempat jualannya di lokasi wisata puncak, sedih kalau ingat dia berangkat jualan sore-sore kalau ramai dari pagi dia sering tembus sampai lewat tengah malam baru pulang," ucapnya.
Baca juga: Penjelasan Pihak Pangrango soal Didin Ditahan karena Ambil Cacing
Menghadapi kondisi seperti itu, Ela tidak mau berpangku tangan. Saat ini ia bekerja serabutan untuk menghidupi dua anaknya, mulai dari jualan sayuran hingga membantu tetangga.
"Kadang bantu-bantu di kebun dan bantu jualan sayuran. Sehari bisa dapat 20 ribu rupiah, tapi tidak tentu, kalau tidak ada yang nyuruh yah tidak dapat uang," ujar Ela.
Selama ini, Ela dan suaminya menempati lahan sepetak bangunan berukuran 6 meter x 4 meter dengan tiga ruangan. "Saya numpang di sini, sambil nungguin lahan milik orang Jakarta. Tapi tidak dibayar, hanya diperbolehkan menempati," katanya.
Baca juga: Ditahan karena Ambil Cacing di Gunung Pangrango, Didin Ajukan Praperadilan
Ela mengaku terpaksa berbohong kepada anaknya yang masih berusia lima tahun soal ayahnya sedang bekerja ke luar kota. "Kasihan kalau tahu bapaknya sekarang ditahan. Kalau yang cikal sudah tahu karena sudah besar," tutur Ela.
Masalah menimpa Didin membuat Ela terpukul. Ia tak menyangka, kegiatan suaminya mencari cacing sonari ini berbuntut panjang. Padahal, menurut dia, kegiatan mencari cacing sonari sudah dilakukan warga setempat sejak lama.
"Kenapa suami saya tiba-tiba ditangkap. Saya meminta keadilan. Mohon bebaskan," kata Ela sambil berusaha mengusap air mata. (bbn/bbn)












































Ela berharap suaminya dibebaskan. Foto: Syahdan Alamsyah