"Saya khawatir, kalau saya sudah pergi, kalau oknum nggak bener, tes dibatasi. Orang tertentu seleksi yang ikut tes," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (27/4/2017).
"Saya kan maunya semua orang, golongan, berhak tes, lalu kita bisa tahu ketemu siapa yang baik," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita akan buka talent pool. Orang-orang yang belum pernah jadi pejabat eselon II kita kasih kesempatan tes. Minimal kita ada stok," ujar Ahok.
"Kalau sudah jadi eselon II, dia bisa ke mana saja. Bisa ke seluruh kabupaten/kota, provinsi, atau di Jakarta bisa dipakai. Kita kasih kesempatan tes dulu," imbuhnya.
Seperti diketahui, Ahok dan pasangannya, Djarot Saiful Hidayat, akan mengakhiri masa tugasnya pada Oktober nanti. Meski baru versi hitung cepat, Ahok-Djarot kalah dari pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno. (bis/elz)











































