Pembangunan Underpass Kartini, Perempatan Pondok Indah Menyempit

Pembangunan Underpass Kartini, Perempatan Pondok Indah Menyempit

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Rabu, 08 Mar 2017 19:35 WIB
Pembangunan Underpass Kartini, Perempatan Pondok Indah Menyempit
Foto: Kanavino Ahmad Rizqo
Jakarta - Pemagaran jalan akibat pembangunan underpass Kartini terjadi di perempatan Jl Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan. Imbasnya ada penyempitan jalan.

Pantauan detikcom di lokasi, Rabu (8/3/2017), pemagaran jalan dari seng dilakukan dekat dengan Halte TransJakarta Pondok Indah 1. Pemagaran ini memakan 2 lajur busway.

Pembangunan Underpass Kartini, Perempatan Pondok Indah MenyempitFoto: Kanavino Ahmad Rizqo


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terlihat juga spanduk pemberitahuan di pagar seng yang bertuliskan "MOHON MAAF PERJALANAN ANDA TERGANGGU SEDANG BERLANGSUNG PEMBANGUNAN UNDERPASS KARTINI".

Pembangunan Underpass Kartini, Perempatan Pondok Indah MenyempitFoto: Kanavino Ahmad Rizqo


Tampak pula dua ekskavator berwarna kuning dan hijau, serta petugas yang sedang melakukan pekerjaannya di lokasi pemagaran. Dua lajur busway sementara ditutup yang menyebabkan penyempitan jalan.

Seperti diketahui, pembangunan underpass Kartini ini merupakan salah satu proyek dari Dinas Bina Marga DKI yang ditargetkan tahun ini selesai. Underpass ini menghilangkan persimpangan sebidang di Jl Metro Pondok Indah dengan ruas Jl TB Simatupang Raya dan Jl RA Kartini, untuk arus lalin dari arah utara ke selatan

Pembangunan Underpass Kartini, Perempatan Pondok Indah MenyempitFoto: Kanavino Ahmad Rizqo


Selain underpass Kartini, Pemprov DKI pun membangun dua underpass lainnya, yaitu underpass Kuningan-Mampang, Jakarta Selatan dan underpass di Matraman, Jakarta Timur.


Saat dihubungi secara terpisah, Kepala Seksi Simpang Tak Sebidang Dinas Bina Marga DKI, Hananto, membenarkan bahwa proyek underpass ini direncanakan selesai pada akhir tahun. Saat ini, proyek pembangunan masih dalam tahap persiapan.

"Saat ini sedang dalam proses persiapan pekerjaan. Sudah berkontrak dengan penyedia jasa dan ditargetkan selesai akhir tahun 2017," ujar Hananto melalui keterangan tertulisnya. (nwk/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads