Berencana Serang Gedung Capitol Saat Obama Berpidato, Pria AS Diadili

Berencana Serang Gedung Capitol Saat Obama Berpidato, Pria AS Diadili

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 02 Agu 2016 10:13 WIB
Berencana Serang Gedung Capitol Saat Obama Berpidato, Pria AS Diadili
bendera dan logo ISIS (Foto: pool)
Washington, - Seorang pria Amerika Serikat asal negara bagian Ohio mengaku bersalah atas dakwaan merencanakan serangan teroris di gedung parlemen (Capitol) di Washington, DC. Serangan itu direncanakan dilakukan saat Presiden Barack Obama menyampaikan pidato tahunan terakhirnya, State of the Union di depan Kongres pada tahun 2015 lalu.

Christopher Cornell yang terkait kelompok radikal ISIS, disidang di pengadilan federal di Cincinnati pada Senin, 1 Agustus waktu setempat. Di persidangan, pria berumur 22 tahun itu mengaku telah berencana pergi ke Washington pada 20 Januari 2015 untuk merencanakan serangan yang melibatkan senjata api dan bom saat Obama berpidato.

"Ya, saya mengaku bersalah," ujarnya di persidangan seperti dilansir CBS News, Selasa (2/8/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut berkas-berkas pengadilan, dia telah membicarakan tentang dukungannya pada kelompok ISIS dan berencana melakukan apa yang disebutnya 'jihad'. Cornell juga telah melakukan riset tentang cara membuat bom dan target yang bisa diserangnya di Washington, DC.

Cornell juga telah membeli senjata-senjata api di Colerain Township, yang terdiri dari dua senapan semiotomatis Armalite M-15 dan sekitar 600 butir peluru. Dia ditangkap setelah membeli senjata api tersebut.

Atas perbuatannya, pria muda itu menghadapi ancaman hukuman penjara maksimum 30 tahun. (ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads