AS Pastikan 2 Warganya Tewas dalam Teror Truk di Nice

AS Pastikan 2 Warganya Tewas dalam Teror Truk di Nice

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 15 Jul 2016 19:04 WIB
AS Pastikan 2 Warganya Tewas dalam Teror Truk di Nice
Petugas forensik menyisir lokasi kejadian (REUTERS/Eric Gaillard)
Moskow - Sebanyak 84 korban tewas dalam teror truk di Nice, Prancis diyakini juga termasuk warga negara asing. Otoritas Amerika Serikat (AS) telah memastikan dua warganya masuk daftar korban tewas.

"Saat ini, kami menyadari dan bisa memastikan bahwa dua warga AS tewas dalam serangan di Nice pada 14 Juli 2016," terang juru bicara Departemen Luar Negeri AS, John Kirby, seperti dilansir AFP, Jumat (15/7/2016).

"Kami menyampaikan belasungkawa mendalam kami kepada keluarga dan teman-teman korban tewas," imbuhnya dalam pernyataan yang disampaikan di Moskow, Rusia saat mendampingi Menteri Luar Negeri AS John Kerry.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: 2 Anak Jadi Korban Tewas Teror Truk di Nice, 50 Anak Lainnya Luka-luka

Kirby tidak merilis lebih lanjut identitas dua warga AS yang tewas. Dia hanya menyatakan, pemerintah AS memberikan bantuan konsuler bagi warganya di Nice.

Secara terpisah, surat kabar lokal AS yang berbasis di Texas, Austin American-Statesman melaporkan, dua warga AS yang tewas bernama Sean Copeland (51) dan Brodie (11). Copeland dan Brodie merupakan ayah dan anak. Kematian keduanya disampaikan oleh keluarga dan kerabat mereka.

Dalam insiden yang disebut sebagai serangan teroris oleh Presiden Francois Hollande itu, pelaku mengemudikan truk seberat 19 ton itu secara zig-zag sejauh 2 kilometer sambil menerjang orang-orang yang berkumpul di Promenade des Anglais. Pelaku ditembak mati oleh polisi setempat usai beraksi.

Baca juga: Pelaku Teror Truk di Nice Diidentifikasi sebagai Mohamed Lahouaiej Bouhlel

Pengumuman Kirby ini disampaikan usai Presiden Barack Obama mengecam keras insiden yang disebutnya sebagai 'serangan teroris mengerikan' ini.

"Kedutaan besar kami di Paris memastikan setiap upaya dilakukan demi menjamin keselamatan warga AS di Nice. Setiap warga AS di Nice diminta menghubungi langsung keluarga dan teman mereka untuk mengabaikan kondisi mereka," tutup Kirby.

(nvc/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads