Obama akan Kunjungi Hiroshima, Namun Tak Minta Maaf atas Insiden Bom Atom

Obama akan Kunjungi Hiroshima, Namun Tak Minta Maaf atas Insiden Bom Atom

Nur Khafifah - detikNews
Rabu, 11 Mei 2016 01:59 WIB
Obama akan Kunjungi Hiroshima, Namun Tak Minta Maaf atas Insiden Bom Atom
Foto: REUTERS/Yuri Gripas
Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Barrack Obama dijadwalkan akan mengunjungi kota Hiroshima, Jepang pada tanggal 27 Mei mendatang. Kunjungan ini akan menjadikan Obama sebagai Presiden AS pertama yang mendatangi kota bekas sasaran bom atom pada Perang Dunia II tersebut.

Namun demikian pihak Gedung Putih memastikan, Obama tidak akan menyampaikan permintaan maaf atas insiden yang terjadi pada Agustus 1945 itu. Sebagai peraih Nobel Perdamaian untuk komitmennya pada nonproliferasi nuklir, Obama akan melakukan tur di situs bom nuklir pertama di dunia dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe.

"Dia tidak akan kembali pada keputusan untuk menggunakan bom atom di akhir Perang Dunia II. Sebaliknya, ia akan menawarkan visi ke depan difokuskan pada masa depan kita bersama," kata wakil penasihat keamanan nasional Obama, Ben Rhodes sebagaimana dilansir Reuters, Rabu (11/5/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kunjungan itu merupakan bagian dari rangkaian perjalanan Obama di Asia pada tanggal 21-28 Mei dan menjadi perjalanan pertamanya ke Vietnam. Pada hari terakhir kunjungannya di Jepang, Obama dan Abe akan mengunjungi Hiroshima Peace Memorial Park. Di dekat lokasi tersebut, pesawat perang AS menjatuhkan bom atom pada 71 tahun lalu.

Kunjungan Obama ke Hiroshima ini menuai perdebatan di internal Gedung Putih. Ada kekhawatiran kunjungan Obama akan memunculkan kritik besar jika dipandang sebagai upaya permintaan maaf.

Mayoritas warga Amerika menilai pengeboman di Hiroshima dan Nagasaki dapat dibenarkan demi mengakhiri perang dan menyelamatkan kehidupan. Namun masyarakat Jepang menilai peristiwa tersebut tak dapat dibenarkan karena menghilangkan ribuan nyawa warga sipil.

(kff/dnu)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads