Dalam foto yang tersebar luas di internet, terlihat tiga pria yang disebut sebagai tersangka pengebom bandara Brussels. Sejumlah media Belgia awalnya menyebut dua pria berpakaian warna gelap di tengah dan paling kiri merupakan kakak-beradik Ibrahim El Bakraoui (30) dan Khalid El Bakraoui (27). Β
Sedangkan pria yang paling kanan, yang mengenakan jaket warna terang serta topi diidentifikasi media Belgia sebagai Laachraoui (25) yang disebut kabur dari lokasi kejadian usai meninggalkan bom yang tidak meledak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam keterangan terbaru, seperti dilansir CNN, Kamis (24/3/2016), jaksa federal Belgia Frederic Van Leeuw meluruskan sejumlah informasi media massa yang simpang siur. Otoritas Belgia menegaskan bahwa pelaku serangan bom di Brussels pada Selasa (22/3) ada empat orang (sebelumnya disebut 3 orang).
Jaksa Van Leeuw mengidentifikasi Ibrahim sebagai salah satu pelaku bom bunuh diri di bandara Brussels. Sedangkan adiknya Khalid diidentifikasi sebagai pengebom bunuh diri di stasiun kereta metro Maelbeek, yang terjadi selang satu jam setelah ledakan di bandara. Sementara Laachraoui yang disebut sebagai ahli merakit bom diyakini kepolisian Belgia, sebagai pengebom bunuh diri kedua di bandara Brussels.
Dalam penjelasan kepada wartawan CNN, Paul Cruickshank, seorang pejabat antiterorisme Belgia mengidentifikasi Ibrahim El Bakraoui atau pengebom bunuh diri pertama di bandara Brussels, sebagai pria yang berada di tengah dalam foto tiga pelaku yang beredar di internet.
Baca juga: Laachraoui, Pelaku Teror Brussels yang Diduga Jadi Pembuat Bom Paris
Sedangkan Laachraoui diidentifikasi sebagai pria yang berada di posisi paling kiri dalam foto tersebut. Menurut pejabat Belgia yang enggan disebut namanya ini, baik Ibrahim maupun Laachraoui diyakini tewas dalam ledakan bom di bandara Brussels.
Otoritas Belgia kini tengah memburu satu pria lagi, yakni pria bertopi yang terlihat berada di posisi paling kanan dalam foto yang beredar di internet. Identitas pria bertopi itu -- yang sebelumnya sempat disebut sebagai Laachraoui -- belum dirilis oleh otoritas Belgia secara resmi. Menteri Dalam Negeri Belgia menyebut pria bertopi yang masih diburu itu meninggalkan sebuah bom di bandara dan kabur.
Pria bertopi yang sempat disebut sebagai Najim Laachroui, masih diburu polisi (REUTERS/Belgian Federal Police/Handout) |
Ledakan pertama yang mengguncang bandara Brussels pada Selasa (22/3) terjadi sesaat sebelum pukul 08.00 waktu setempat. Selang 37 detik kemudian, ledakan kedua mengguncang lokasi yang sama di bandara. Bom ketiga, yang ditinggalkan pria bertopi, tidak meledak dan berhasil dijinakkan polisi.
Baca juga: Dua dari Tiga WNI Korban Teror Brussels Masih Koma
(nvc/nrl)












































Pria bertopi yang sempat disebut sebagai Najim Laachroui, masih diburu polisi (REUTERS/Belgian Federal Police/Handout)