Pemimpin Tertinggi Iran Puji Penahanan 10 Tentara AS

Pemimpin Tertinggi Iran Puji Penahanan 10 Tentara AS

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 21 Jan 2016 09:46 WIB
Pemimpin Tertinggi Iran Puji Penahanan 10 Tentara AS
Ayatollah Ali Khamenei (IRNA)
Teheran - Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei memuji penahanan 10 tentara Amerika Serikat pekan lalu. Namun dia mengecam serangan terhadap Kedutaan Besar Arab Saudi di Teheran pada awal Januari lalu.

Usai eksekusi mati ulama Syiah Nimr Baqr al-Nimr pada 2 Januari lalu, warga Iran yang marah menyerbu kedutaan dan konsulat Saudi. Penyerbuan ini berdampak pada pemutusan hubungan diplomatik dengan Iran oleh otoritas Saudi.

"Menyerang kedutaan Saudi (di Teheran) sungguh buruk dan membahayakan Iran dan juga Islam, tapi hal ini tidak seharusnya menjadi dalih untuk mengkritik kaum muda kita," ujar Khamenei seperti dikutip oleh situs resminya dan dilansir Reuters, Kamis (21/1/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

(Baca juga: Arab Saudi Ingatkan Kemungkinan Aktivitas Jahat Iran Usai Sanksi Dicabut)

"Saya tidak memiliki kesempatan untuk berterima kasih kepada tentara muda yang tergabung dalam Garda Revolusioner. Apa yang mereka lakukan di Teluk Persia sudah benar," sebut Khamenei.

Pernyataan Khamenei itu merujuk pada insiden masuknya dua kapal patroli AS ke perairan Iran. Sebanyak 10 personel Angkatan Laut AS yang ada di dalam kapal itu ditahan selama 15 jam oleh Garda Revolusioner (IRGC) pada 12 Januari lalu.

(Baca juga: Ini Video Penahanan 10 Tentara AS yang Bikin Menlu Kerry Marah)

Belakangan dinyatakan dua kapal patroli AS itu tidak sengaja masuk ke wilayah perairan Iran, karena mengalami gangguan mesin, dan terhenti di tengah laut, saat tengah berlayar dari Kuwait ke Bahrain.

"Politikus seharusnya melakukan hal yang sama dan menghentikan musuh di manapun dengan kekuatan penuh jika mereka sudah melewati batas," ucap Khamenei.

Dalam pernyataan sebelumnya, Khamenei menyambut baik penerapan kesepakatan nuklir Iran dengan kekuatan dunia dan juga pencabutan sanksi internasional terhadap Iran. Namun Khamenei juga memperingatkan Iran untuk tetap berhati-hati dan mewaspadai musuh lama mereka, AS, yang disebutnya penuh tipu daya dan pengkhianatan.

(Baca juga: Sambut Baik Pencabutan Sanksi, Khamenei Minta Iran Tetap Waspadai AS)

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads