Dilansir dari AFP, Minggu (17/1/2016), Netanyahu memperingatkan Iran bahwa negaranya tetap tidak mengizinkan Iran untuk memproduksi senjata nuklir. Hal itu dikatakan oleh Netanyahu dalam rapat kabinet di kantornya.
"Kebijakan Israel tetap dan tidak mengizinkan Iran untuk memproduksi dan melanjutkan program nuklirnya," kata Netanyahu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Israel tetap akan terus memantau produksi nuklir yang dilakukan oleh Iran. "Israel telah siap dengan ancaman apapun," lanjutnya.
Netanyahu menjelaskan bahwa Iran sangat berambisi dengan tenaga nuklirnya. Dan menurutnya pengembangan senjata nuklir oleh Iran tersebut adalah sebuah pelanggaran.
"Iran tidak akan melepaskan ambisinya untuk membuat senjata nuklir," ujar Netanyahu
Sesuai kesepakatan yang dicapai pada 14 Juli 2016 tersebut, Iran setuju untuk menurunkan dengan drastis aktivitas nuklirnya. Sebagai imbalannya, Iran akan dibebaskan dari sanksi-sanksi internasional, khususnya sanksi terhadap ekspor minyak Iran. (yds/dnu)











































