Pro Kontra

Anies Ingin Road Bike Boleh Masuk Tol, Setuju atau Tidak?

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 27 Agu 2020 10:16 WIB
Road bike cyclist man cycling, athlete on a race cycle
Ilustrasi road bike / Foto: Getty Images/iStockphoto
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ingin agar satu ruas jalan Tol Dalam Kota bisa digunakan pengguna sepeda road bike. Anda setuju atau tidak?

Keinginan Anies itu terungkap lewat surat permohonan ke Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimoeljono. Dia ingin izin diberikan tiap hari Minggu pagi.

"Mohon kiranya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dapat memberikan izin pemanfaatan 1 ruas jalan Tol Lingkar Dalam Jakarta (Cawang-Tanjung Priok) sisi barat sebagai lintasan road bike guna mengakomodir pengguna sepeda pada setiap hari Minggu pukul 06.00-09.00," demikian bunyi salah satu isi surat tersebut.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melakukan inspeksi car free day (CFD) di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Minggu (03/11/2019). Saat tiba inspeksi, Anies menggunakan sepeda.Anies saat naik sepeda / Foto: Rengga Sancaya

Kadishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan alasan permintaan ini karena animo masyarakat yang menggunakan sepeda makin tinggi. Syafrin mengatakan ruas tol yang dimintakan izin lintasan sepeda itu mulai dari kawasan Kebon Nanas hingga Tanjung Priok. Dia menyebut lintasan tersebut akan dibangun di salah satu jalur yang ada.

"Hari Minggu saja, pukul 06:00-09.00 WIB. Jadi jalan tol di sisi Barat nya dari Kebon Nanas sampai dengan di Plumpang itu ditutup, kemudian para pesepeda road bike ini yang hanya akan melintas di dalamnya. Jadi tidak sampai keluar ke jalan arteri ataupun bercampur dengan lalu lintas lainnya," kata Syafrin.

Keinginan Anies menuai penolakan. Fraksi PDIP DKI menganggap Anies hanya cari perhatian. "Saya pikir ini kan cara Pak Gubernur untuk cari perhatian kepada masyarakat. Sangat-sangat tidak perlu itu, karena menurut saya apa urgensinya menggunakan jalan tol. Jalan tol itu kan sudah digunakan khusus kendaraan yang bermesin, itu pun hanya roda empat atau lebih," kata anggota F-PDIP, Johnny Simanjuntak, ketika dihubungi, Rabu (26/8/2020).

Bukan hanya dari Kebon Sirih, politikus Senayan juga menolak wacana Anies ini. Wakil Ketua Komisi V, Syarief Alkadri, yang membidangi perhubungan, menilai rencana itu tidak tepat dan minta Anies tak mengusik jalan tol.

Dari kalangan pakar, pengamat transportasi Djoko Setijowarno mengingatkan bahayanya sepeda masuk jalan tol. Apalagi, kendaraan yang melaju di jalan tol sangat cepat.

"Kalau tol itu kecepatan minimal 60 km/jam, aturannya gitu. Kemudian masalah juga, kalau tol didesain untuk kendaraan roda empat ke atas. Belum lagi bicara keselamatan. Bayangkan kalau di tol kecepatan 60 km/jam kalau kesabet, gimana nanti? Yang jamin keselamatannya siapa," kata Djoko.

Bagaimana menurut Anda? Anda setuju atau tidak jika jalan Tol Dalam Kota boleh dilintasi road bike setiap Minggu pagi?

Sampaikan pilihan Anda di kolom komentar dan tulis alasannya.

Tonton video 'Hasrat Anies Ingin Sepeda Masuk Tol':

[Gambas:Video 20detik]



(imk/fjp)