NasDem soal Perjanjian Utang Anies Rp 50 M: Kalau Benar, Selesaikan

ADVERTISEMENT

NasDem soal Perjanjian Utang Anies Rp 50 M: Kalau Benar, Selesaikan

Matius Alfons Hutajulu - detikNews
Senin, 06 Feb 2023 15:50 WIB
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Ahmad Ali.
Foto: Ahmad Ali (dok: www.nasdem.id)
Jakarta -

Waketum Golkar Erwin Aksa mengungkapkan perjanjian utang piutang antara Anies Baswedan dan Sandiaga Uno sebesar Rp 50 miliar di Pilkada DKI. Partai NasDem, pengusung Anies Baswedan sebagai capres, menegaskan tidak ada urusan dengan janji politik tersebut.

"Itu nggak ada urusan dengan NasDem," kata Waketum Partai NasDem, Ahmad Ali, saat dihubungi, Senin (6/2/2023).

Ahmad Ali tidak mau mengomentari lebih jauh terkait isu janji politik tersebut, termasuk soal Pilpres. Dia menegaskan itu urusan Anies, Sandiaga, dan Partai Gerindra.

"Itu cerita antara mereka, Gerindra, Anies, dan Sandi," ucapnya.

Lebih lanjut, anggota Komisi III DPR RI ini juga meminta agar Anies menyelesaikan janji utangnya jika memang benar ada. Dia juga mengusulkan agar pihak yang dirugikan atas perjanjian itu menempuh mekanisme yang ada.

"Kalau benar ada utang piutang, selesaikan, yang dirugikan gunakan mekanisme," ujarnya.

Janji Utang Anies Rp 50 Miliar

Sebelumnya diberitakan, mencuat isu yang lagi-lagi menyeret nama bakal capres NasDem, Anies Baswedan, berkaitan dengan momentum Pilkada DKI 2017 lalu. Kali ini, Anies diisukan terlibat perjanjian utang-piutang mencapai Rp 50 miliar dengan mantan paslonnya, Sandiaga Uno.

Hal ini mulanya dibuka ke publik oleh eks Timses Anies-Sandi di Pilkada DKI 2017 yang kini juga Waketum Golkar, Erwin Aksa. Erwin Aksa mengatakan Anies meneken surat meminjam uang mencapai Rp 50 miliar dalam perjanjian dengan Sandiaga.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Saksikan Video 'Jejak Anies di Pilgub DKI: Utang Rp 50 M-Janji Politik ke Prabowo':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT